Kronologi Longsor Gunungan Sampah di TPST Bantargebang yang Tewaskan 4 Orang

Kepala Pelaksana BPBD Jakarta Isnawa Adji mengatakan, peristiwa longsor bermula pukul 14.30 WIB. Saat itu truk sampah sedang mengantre untuk membongkar muatan.

Diterbitkan 08 Maret 2026, 22:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Longsor sampah di TPST Bantargebang menewaskan empat orang, 10 lainnya diduga tertimbun.
  • Hujan lebat berdurasi lama diduga menjadi pemicu utama longsor gunungan sampah.
  • Longsor menimpa lima truk sampah dan satu warung; evakuasi korban masih berlanjut.

Liputan6.com, Jakarta - Longsor gunungan sampah terjadi di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3/2026). Empat orang tewas setelah tertimbun material sampah di Zona 4C.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, peristiwa bermula sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu truk-truk sampah sedang mengantre untuk membongkar muatan.

"Tiba-tiba terjadi longsor yang menimpa 5 unit truk sampah dan 1 warung di sekitar lokasi," kata Isnawa dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3/2026).

Sejumlah orang yang berada di area tersebut tidak sempat menyelamatkan diri. Mereka diduga tertimbun bersama truk yang sedang menunggu giliran bongkar muatan.

BPBD mencatat sekitar 10 orang diduga tertimbun. Mereka terdiri dari lima warga dan lima sopir truk sampah.

Empat korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni Enda Widayanti (25), Sumine (60), Dedi Sutrisno sopir truk sampah, dan Irwan Supriatain (42) yang juga sopir truk sampah.

Dua orang lainnya dilaporkan selamat. Mereka adalah Jonan dan Risno yang bekerja sebagai sopir truk sampah.

 

Dugaan Penyebab

BPBD menyebut longsor diduga dipicu hujan lebat dengan durasi lama yang mengguyur kawasan tersebut.

"Dugaan penyebab hujan lebat dengan durasi lama," ujar dia.

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan sekitar 20 unit ekskavator.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6