Viral Jukir Liar Patok Tarif Rp100 Ribu di Tanah Abang, Rano Karno Targetkan Penertiban 3 Hari

Dia menegaskan kondisi tersebut tidak dapat dijadikan alasan pembenaran atas praktik pungutan liar oleh oknum juru parkir .

Diterbitkan 17 Februari 2026, 22:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Wagub DKI Rano Karno akan menertibkan juru parkir liar Tanah Abang yang mematok tarif tinggi.
  • Penertiban melibatkan Satpol PP, polisi, TNI, dan ditargetkan selesai 2-3 hari.
  • Praktik pungutan liar tidak dibenarkan meski kemacetan musiman di Tanah Abang.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno merespons viralnya keberadaan juru parkir (jukir) liar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang diduga mematok tarif parkir hingga Rp100 ribu. Rano memastikan penertiban akan dilakukan dalam waktu dekat dengan melibatkan sejumlah unsur aparat.

“Itu sudah paham-lah kita. Bukan berarti kita toleransi, tapi semuanya juga ditertibkan,” kata Rano usai meluncurkan acara transisi Ramadan 1444 Hijriah bertema Double Blessing: Chinese New Year and Ramadan Karim di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).

Rano mengakui, kemacetan di kawasan Tanah Abang kerap terjadi pada momen-momen tertentu yang bersifat musiman, seperti saat perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Namun demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak dapat dijadikan alasan pembenaran atas praktik pungutan liar oleh oknum jukir.

“Tapi marilah kita coba pahami, ini kan situasi setahun sekali. Ini macet, setahun sekali tidak apa-apa. Tapi artinya jukir-jukir itu sudah dibenahi. Ya terpaksa ditindak juga, ada yang ditangkap, dikasih pembinaan, itu sudah hal biasalah. Mudah-mudahan itu akan menjadi jauh lebih baik lagi,” jelasnya.

 

Targetkan Tertib 3 Hari ke Depan

Rano menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak menoleransi praktik jukir liar yang meresahkan masyarakat. Menurutnya, penindakan telah dan akan terus dilakukan melalui operasi gabungan lintas instansi.

“Pasti Satpol PP, polisi juga sudah turun, teman-teman dari TNI juga sudah turun. Kemudian kita juga ada pamong-pamong, Satpol PP khusus pariwisata juga sudah turun,” ucap Rano.

Rano optimistis kondisi di lapangan akan segera membaik. Ia menargetkan kawasan Tanah Abang dapat tertib dari praktik jukir liar dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan.

“Tapi artinya marilah kita sambut ini, ini kan awal, baru nih. Ya mudah-mudahan nanti, saya yakin dalam 2–3 hari akan jauh lebih tertib,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6