Liputan6.com, Jakarta - Nama Mohan Hazian mendadak ramai diperbincangkan. Bermula dari unggahan seorang wanita yang mengaku pernah mengalami kekerasan seksual oleh seseorang berinisial M saat sesi foto shoot. Bahkan akibat perbuatan M, wanita itu mengaku sangat terluka dan trauma apalagi jika melihat sosok tersebut di media.
Suntingan tersebut viral di media sosial dan kemudian mengaitkan dengan nama Mohan Hazian. Mohan Hazian dikenal sebagai pemilik brand lokal yang cukup terkenal di Tanah Air. Dia juga menulis sejumlah buku.
Setelah unggahan di X itu ramai diperbincangkan, Mohan muncul memberikan klarifikasi. Dia menuliskan permintaan maaf hingga bantahan atas hal yang dituduhkan padanya. Dalam klarifikasinya itu, Mohan mengaku sebenarnya ingin menggelar konfrensi pers, tetapi akhirnya dia membuat unggahan lewat Instagram miliknya @mohanhazian.
Advertisement
Dia meminta maaf hingga membantah tudingan soal pemerkosaan seperti yang ramai di unggahan media sosial.
"Saya juga menyadari bahwa sebagai manusia saya memiliki banyak kekurangan dan pernah mengambil keputusan di masa lalu yang tidak bijak serta berdampak luas, namun yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapapun."
Klarifikasi Mohan Hazian
Berikut klarifikasi lengkap Mohan:
Saya, Mohan Hazian, seorang suami dan bapak dari anak saya.
Mohon maaf jika saya membutuhkan waktu mencerna semua situasi ini, dan akan menjadi pelajaran berharga bagi saya pribadi.
Saya memutuskan untuk tidak melakukan konferensi pers yang sejatinya dilakukan jam 20:00 WIB. Malam hari ini, dan memilih menyampaikan hal ini secara langsung melalui pernyataan pribadi, dengan harapan dapat berbicara secara jujur, tenang, dan penuh rasa hormat kepada semua pihak.
Pertama, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Saya menyadari bahwa situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang. Untuk itu, dari hati yang paling dalam, saya memohon maaf.
Saya juga menyadari bahwa sebagai manusia saya memiliki banyak kekurangan dan pernah mengambil keputusan di masa lalu yang tidak bijak serta berdampak luas, namun yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapapun.
Saya berharap ruang publik dapat melihat persoalan ini secara jernih, adil, dan tidak hanya berdasarkan pada informasi yang belum terverifikasi sepenuhnya, karena tidak semua yang beredar menggambarkan kenyataan secara utuh.
Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya. Itu murni kesalahan yang saya lakukan dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun, bagaimanapun.
Apa pun penilaian yang berkembang saat ini, saya menerima berbagai konsekuensi yang muncul dalam hidup saya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan. Kehilangan pekerjaan, kepercayaan, dan berbagai hal lain menjadi pelajaran yang sangat berat sekaligus pengingat bagi saya untuk terus berbenah diri.
Sekali lagi, saya memohon maaf kepada semua pihak yang merasa kecewa atau terluka. Kesalahan dan kekhilafan di masa lalu adalah tanggung jawab pribadi saya semata dan tidak memiliki kaitan dengan siapa pun di sekitar saya.
Saya juga memohon agar orang-orang di sekeliling saya yang tidak mengetahui apapun mengenai persoalan ini tidak ikut dilibatkan atau disangkutpautkan.
Saya berharap waktu, proses, dan perubahan yang saya upayakan ke depan dapat menjadi bentuk pertanggungjawaban nyata dari saya.
Terima kasih atas perhatian,doa dan support dari orang-orang yang masih percaya terhadap saya.Tidak ada kata lain yg dapat saya sampaikan selanjutnya selain sekali lagi, saya meminta maaf.Mohan Hazian
Advertisement
Shira Media Tarik Buku Mohan Hazian
Sebelumnya, Shira Media menarik seluruh buku karya Mohan Hazian dari pasaran. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen penerbit dalam menegakkan etika, integritas, dan keberpihakan terhadap korban.
"Kami meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran," tulis Shira Media dalam pernyataan tertanggal 9 Februari 2026 di Yogyakarta.
Shira Media menyatakan telah menghentikan seluruh aktivitas komersial terkait buku Mohan Hazian, termasuk pencetakan ulang, distribusi, promosi, serta kerja sama penerbitan di masa mendatang.
“Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sikap resmi dan terbuka kepada publik. Kami mendukung proses penanganan dan investigasi yang transparan, adil, serta berpihak pada korban hingga hak-haknya terpenuhi,” tulis Shira Media lagi.
Shira Media menegaskan, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional dalam menjaga ruang literasi yang aman, adil, dan berintegritas bagi seluruh pihak.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295088/original/038010600_1783912968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-13T101127.805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294561/original/045730600_1783843861-cek_fakta_-_pemutihan_pajak_kendaraan_gratis_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498606/original/049533300_1770712101-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_15.24.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293559/original/029478700_1783736101-campaz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293974/original/060964700_1783766241-dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121792/original/089615500_1660295127-000_DV796670.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294722/original/070659100_1783855098-Lautaro_Martinez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294841/original/008907800_1783891890-20260712_183218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294171/original/030534100_1783819063-ing9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275596/original/009421200_1751883638-52966144-4d5e-45d8-b5a0-8ba1c3fa112a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498570/original/047273400_1770711438-DPRD_Jawa_Barat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5130826/original/010702600_1739353167-Prabowo_Poton_Anggaran_OIKN_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498507/original/044924000_1770709561-Sungai_Cisadane.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498515/original/052964900_1770709700-WhatsApp-Image-2026-01-22-at-07.35.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498489/original/057814200_1770708860-Pram.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488035/original/070546800_1769695807-dfbead72-032a-4386-9a58-1fae836d6bd2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446490/original/097685200_1765892913-IMG_3265.jpg)