Prabowo: Tentara-Polisi Butuh Gaji Baik Supaya Tak Memeras Rakyat

Prabowo menyebut semua profesi butuh gaji yang baik agar terhindar dari korupsi dan pemerasan rakyat.

Diterbitkan 12 Juli 2026, 17:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo menyatakan gaji layak cegah korupsi dan pemerasan di semua profesi.
  • Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan partai bersatu demi kemajuan bangsa.
  • Koperasi adalah soko guru ekonomi, penguatannya bangkitkan Indonesia secara menyeluruh.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan semua profesi di Indonesia seharusnya memiliki gaji yang lebih baik. Dengan adanya gaji yang baik, menurutnya hal itu dapat menghindarkan dari perilaku korupsi dan memeras masyarakat.

Hal itu disampaikan Prabowo saat sambutan di acara Puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) di Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (12/7/2026).

“Guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter-dokter dan perawat-perawat juga butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi membutuhkan gaji yang baik supaya mereka tidak memeras rakyat. Pegawai negeri juga membutuhkan gaji yang baik agar mereka tidak melakukan korupsi,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Oleh karena itu, Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, termasuk seluruh partai. Menurutnya perbedaan partai seharusnya bukan suatu masalah untuk persatuan.

“Percayalah, mari kita bersatu, semua unsur. Kita berbeda tidak ada masalah. Berbeda partai juga tidak ada masalah. Setiap sekian tahun kita bertanding dengan baik. Tidak ada masalah siapa yang menang, monggo,” tegasnya.

Selain itu, masih dalam sambutannya Prabowo menyatakan koperasi adalah salah satu soko guru perekonomian nasional.

"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No!" ujar Prabowo.

 

Perkuat Koperasi

Menurut Prabowo, justru dengan memperkuat koperasi maka ekonomi Indonesia bisa tumbuh kuat di semua sektor dan ekonomi makin kuat dan bangkit.

"Kita perkuat, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini," kata Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo meminta pihak-pihak yang meragukan Koperasi Merah Putih untuk diam saja di rumah atau silakan kabur keluar negeri.

"Yang ragu-ragu, duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain, tidak ada yang melarang," tegas Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6