Rehabilitasi Mangrove Teluk Pangpang di Banyuwangi Jatim untuk Lingkungan dan Ekonomi Pesisir

BNI kembangkan mangrove Teluk Pangpang untuk pulihkan lingkungan dan dukung ekonomi masyarakat pesisir.

Diterbitkan 05 Februari 2026, 15:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Program rehabilitasi mangrove yang dijalankan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatat kemajuan positif  hingga akhir 2025. 

Salah satu inisiatif utama tersebut adalah Program Regenerasi Hutan Mangrove Teluk Pangpang di Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) yang dirancang untuk memulihkan ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat setempat.

Program rehabilitasi mangrove ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI pada pilar keberlanjutan, fokus pada kawasan pesisir yang mengalami penurunan tutupan mangrove akibat abrasi, alih fungsi lahan, dan penebangan liar yang mengancam keseimbangan ekosistem. 

Program yang berlangsung sejak Agustus 2024 hingga Agustus 2027 ini mencakup rangkaian kegiatan terintegrasi, mulai dari pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan mangrove secara berkelanjutan. 

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat pesisir.

“BNI berkomitmen menjalankan program TJSL yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan, khususnya dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir,” ujar Okki dilansir Liputan6.com dari laman resmi BNI, www.bni.co.id, Selasa 3 Februari 2026.

Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat setempat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir, sekaligus membuka peluang ekonomi berkelanjutan melalui pemanfaatan mangrove. 

Rehabilitasi Mangrove Teluk Pangpang

Pelaksanaan Program Regenerasi Hutan Mangrove Teluk Pangpang menerapkan konsep Creating Shared Value (CSV), yang fokus pada penciptaan manfaat bersama antara perusahaan, masyarakat, dan lingkungan. 

"Dengan pendekatan ini, BNI tidak hanya ikut memulihkan ekosistem pesisir yang terdampak degradasi, tetapi juga memperkuat peran korporasi dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional," papar Okki.

Program ini,lanjut dia, selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 terkait aksi iklim, SDG 14 terkait ekosistem laut, dan SDG 15 terkait ekosistem darat. 

Keterlibatan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Baret, bersama perempuan dan pemuda pesisir, menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan hasil rehabilitasi sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap kawasan mangrove yang direstorasi. 

Pendekatan ini memastikan bahwa manfaat program tidak hanya bersifat ekologis, tetapi juga sosial, menciptakan hubungan harmonis antara perusahaan, lingkungan, dan komunitas lokal.

Manfaat Lingkungan dan Ekonomi

Regenerasi mangrove di Teluk Pangpang memberikan dampak signifikan bagi lingkungan, termasuk pengurangan abrasi pantai, perbaikan kualitas perairan, dan pemulihan habitat berbagai biota pesisir seperti kepiting soka, ikan lemuru, dan burung migrasi.

Selain itu, mangrove juga berperan sebagai penyerap karbon alami, sehingga mendukung upaya mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.

Tidak hanya berfokus pada aspek ekologis, BNI juga mengintegrasikan penguatan ekonomi masyarakat melalui tiga intervensi utama, yakni pengembangan kawasan eduwisata mangrove, penguatan unit pembibitan mangrove sebagai sumber pendapatan baru, serta revitalisasi infrastruktur pendukung untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga pesisir.

BNI menggelar pelatihan mangrove untuk meningkatkan kesadaran ekologis, memperkuat sosial, dan membuka peluang usaha baru.

"Melalui rehabilitasi mangrove ini, BNI ingin memastikan bahwa upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat, sehingga tercipta manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang," jelas Okki.

Program ini menunjukkan komitmen BNI dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendorong ekonomi lokal berkelanjutan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6