Liputan6.com, Jakarta - Memasuki tahun 2026 Indonesia dengan keyaninannya yang kokoh terhadap daya tahan ekonominya.
Proyeksi pertumbuhan yang stabil pada kisaran 5,0 hingga 5,4 persen bahwa konsumsi pada domestik dan investasi masih terus menjadi penggerak utama perekonomian nasional, dilansir dari Antara, Kamis (8/1/2025).
Melalui kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal, pemerintah menegaskan arah kebijakannya yang mendorong penguatan konsumsi rumah tangga, investasi dan keberlanjutan reformasi struktural.
Advertisement
"Stabilitas saat ini penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang tetap inklusif dan berkesinambungan," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Optimisme yang sama juga datang dari dunia usaha. Ketua umum Asosias Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 202 berada di kisaran yang sama, yaitu 5,0 hingga 5,4 persen.
"Konsumsi domestik akan terus menjadi penopang utama, terutama di awal tahun, ketika aktivitas ekonomi meningkat seiring momentum hari besar keagamaan," ucap Shinta.
Pandangan Kadin, selama sinergi dari kebijakan pemerintah dan dunia usaha terus dijaga, pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen adalah target yang memungkinkan.
Dalam hal tersebut, sektor manufaktur, khususnya di bagian industri makanan dan minuman, dipandang sebagai hal yang penting.
Adhi Lukman sebagai Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) menilai, permintaan terhadap produk makanan dan minuman masih berkembang dengan meningkatnya konsumsi masyarakat dan kesadaran pada kualitas dan kemanan produk.
Industri pada Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427124/original/035585000_1764327483-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-28_november_2025.png)
Di tengah-tengah perubahan gaya hidup, urbanisasi, dan juga ritme kerja yang semakin dinamis, kebutuhan pada produk yang praktis, higenis, dan juga mudah diakses akan seterusnya meningkat.
Industri air minum dalam kemasan (AMDK) ikut menjadi bagian strategis dalam rantai tersebut. Air minum yang aman dan terjamin kualitasnya merupakan kebutuhan dasar dari masyarakat.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Air Kemasan Nusantara (AMDATARA) Karyanto Wibowo mengatakan, 2026 ini menjadi periode yang krusial bagi industri AMDK. Karena pertumbuhan ekonomi yang stabil harus terus dipantau dengan peningkatan efisiensi produksi, penguataan rantai paso, dan juga inovasi produk, dilansir dari Antara.
AMDATARA menjadi wadah kolaborasi proddusen air kemasan untuk membangun sebuah industri berdaya asing, bertanggungjawab, dan berkelanjutan. Asosiasi tersebut juga memosisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan bagi ekonomi nasional.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dengan tegas mengatakan, makanan dan minuman merupakan salah satu tulang punggungnya industri pengolahan nonmigas.
Peningkatan kapasitas produksi yang terus didorong oleh pemerintah, penerapan terhadap standar mutu, serta transformasi industri menuju praktik lebih berkelanjutan.
Airlangga Hartarto menekankan bahwa pentingnya penguatan permintaan domestik, peningkatan daya asing industri nasional, dan juga penciptaan iklim investasi yang kondusif menjadi unci menjaga momentum ekonomi 2026.
Faktor pendorongnya yaitu pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan juga meningkatnya kesadaran masyarakat pada pentingnya akses air minum yang aman.
Advertisement
Kinerja yang Positif
Tahun lalu, industri mencatat kinerja yang positif dan stabil. Perannya dalam menopang subsektor makanan dan minuman terlihat sangat jelas menjadi bagian dari subsektor makanan dan minuman yang merupakan kontributor utama industri pengoolahan nonmigas.
Saat ini, 707 pabrik AMDK, dengan kapasitas terpasang sekitar 47 miliar liter per tahunnya. Tingkat utilitasi industri berada di atas 70 persen dan serapannya sekitar 46 ribu tenaga kerja langsung.
Seperti yang dilanir, Daya saing industri diperkuat juga melalui penerapa standar mutu, 1.348 sertifikasi SNI yang aktif. Di saat yang sama, kontribusi ekspor menunjukkan pertumbuhannya, walaupun sementara jumlah pelaku industri mulai memasuki fase transformasi menuju Industri 4.0.
Seluruh capaian menunjukkan bahwa industri tersebut tak hanya mengikuti arus pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berperan dalam mendorong stabilitas industri manufaktur nasional.
Dengan proyeksi ekonomi nasional yang tetap solid, kebijakan yang didukung pemerintah, dan penguatan kelembagaan di tingkat asosiasi, industri AMDK memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh pada 2026.
Wadah untuk asosiasi disarankan untuk diperkuat, demi memberikan ruang konsolidasi bagi pelaku usaha agar lebih siap menghadapi dinamika global, meningkatkan efisiensi, dan juga memperluar kontribusi pada perekonomian.
Bila momentum dikelola dengan baik, industri air minum kemasan tidak hanya menjadi sektor bisnis yang hanya tangguh, tapi juga bagian terpenting dari ekosistem ekonomi nasional yang mendorong penataan, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas masyarakat.
Pertumbuhan yang stabil, konsumsi domestik yang kuat, dan juga arah kebijakan industri yang jelas merupakan fondasi bagi pengembangan sektor-sektor strategis, termasuk untuk air minum.
dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, standar mutu, dan keberlanjutan sumber daya, 2026 ini akan menjadi tahun penguatan posisi industri air minum dalam kemasan yang menjadi bagian integral dari ekonomi Indonesia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2726731/original/001719700_1549964991-190212_POLEMIK_SWASTANISASI_AIR_DI_IBU_KOTA.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3913661/original/bF1aVh5mPdmHwTRpWtdgstnTfJAjUfG0qSHV2T0O.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1092033/original/083640600_1450787101-Ilustrasi_Grafik_Perkembangan__Penjualan__dan_atau_Pencapaian_Perusahaan_dan_Bisnis_Kredit_Freepik.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/618/original/015378900_1751874433-WhatsApp_Image_2025-07-06_at_20.36.08_5b85adcb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672541/original/019976600_1782712122-Direktur_Utama_BEI_periode_2026-2030_Jeffrey_Hendrik-29_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3438115/original/068747600_1619182983-WhatsApp_Image_2021-04-22_at_14.56.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4499850/original/074071300_1689153177-man-checking-stock-market-data-tablet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8598184/original/051387700_1782570440-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_20.32.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583692/original/010423500_1782545932-9f60ba4b-6c95-4075-ae2c-7322446b0d26.jpeg)