Liputan6.com, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, memastikan bahwa Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) atau Indonesia Financial Center akan mulai beroperasi terlebih dahulu di DKI Jakarta. Rencana pembentukan pusat keuangan berstandar global ini diklaim telah menarik minat besar dari para investor asing.
Rosan menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan dua lokasi utama untuk PFII, yakni Jakarta dan Bali. Namun, demi mengakselerasi proses operasionalnya, Jakarta dipilih sebagai lokasi tahap awal sebelum nantinya diperluas ke Bali.
"Kita sekarang untuk sementara ini, agar ini bisa berjalan, rencana ada di Jakarta dulu, kemudian ada di Bali, karena sekarang kita sedang menyiapkan bersama-sama dengan Pak Menteri Keuangan," ujar Rosan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Advertisement
Dalam proyek ini, Danantara memegang peran kunci dalam pembangunan serta penyiapan infrastruktur fisik PFII. Penyiapan tersebut membutuhkan perencanaan matang untuk meyakinkan investor global.
"Nah ini yang membutuhkan satu perencanaan yang baik, yang matang, sehingga keberadaan PFII ini benar-benar mendapatkan kepercayaan atau trust dari para investor, dari para family office," jelasnya.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM ini menambahkan bahwa dirinya sempat mengumpulkan ratusan investor kawasan Asia di Bali beberapa waktu lalu. Hasilnya, antusiasme terhadap pembentukan PFII tergolong sangat tinggi.
"Kita undang 70 (investor) untuk Asia, tapi yang datang sampai 110 dan responsnya alhamdulillah perlu saya sampaikan sangat positif. Tentunya mereka juga ingin melihat bahwa struktur dan format dari PFII ini benar-benar struktur yang sesuai dengan standar dunia. Oleh sebab itu, kita akan melakukan sosialisasi secara berkala dan terus-menerus," beber Rosan.
Rencana Besar Prabowo Wujudkan Pusat Keuangan Global
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323911/original/042976100_1786680755-pid3.jpg)
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan secara resmi rencana pembentukan PFII sebagai langkah strategis menjadikan Indonesia sebagai tujuan utama investasi dan pusat transaksi keuangan internasional.
Pengumuman penting tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menyampaikan Pidato Kenegaraan dan Penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2027 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada hari yang sama.
"Hari ini saya umumkan rencana lokasi Indonesia Financial Center atau Pusat Finansial Internasional Indonesia, disingkat PFII," tegas Presiden Prabowo.
Ia memaparkan bahwa PFII bakal menjadi wajah baru bagi ekosistem keuangan nasional. Tidak hanya berfokus pada industri perbankan, PFII juga dirancang mencakup sektor investasi, teknologi finansial (fintech), arbitrase, hingga penyelesaian sengketa komersial berstandar dunia.
Advertisement
Jakarta dan Bali Disiapkan Jadi Magnet Modal Global
Guna menjamin kepastian hukum dan iklim investasi yang kondusif, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa PFII akan didukung oleh struktur kelembagaan yang kuat, meliputi:
- Dewan Pertimbangan
- Dewan PFII
- Lembaga Pengelola PFII
- Lembaga Pengawas Jasa Keuangan PFII
- Pengadilan PFII (di bawah Mahkamah Agung)
- Lembaga Arbitrase PFII
Dalam operasional sehari-hari, PFII memperbolehkan penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi kontrak, serta mengadopsi prinsip hukum komersial dan standar internasional guna mempermudah transaksi lintas negara.
Selain itu, pemerintah juga membuka ruang bagi penggunaan hakim ad hoc yang direkrut dari talenta hukum terbaik, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2141080/original/044539900_1525361942-spbu_pertamina_palembang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509268/original/035698400_1771672433-CEO_Danantara__Rosan_Roeslani-21_Februari_2026a.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323781/original/090355100_1786675242-si4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321217/original/049351500_1786433246-93472c8c-3156-4f2c-a32c-a3c88f4f58cc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293013/original/003895000_1783668550-1000372063.jpg)