Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu memberikan sanksi administratif kepada rumah makan cepat saji Mie Gacoan setelah terdeteksi limbah dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) restoran tersebut mencemari lingkungan sekitar.
Pencemaran lingkungan oleh rumah makan Mie Gacoan terungkap setelah tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu menerima aduan dari warga sekitar mengenai kondisi sumber air yang tercemar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Bengkulu Afriyenita menyatakan, timnya melakukan pemeriksaan lapangan dan menemukan bahwa limbah air dari Mie Gacoan tidak aman untuk dibuang ke badan air atau lingkungan sekitar.
Advertisement
"Kami melakukan pengecekan dan uji laboratorium di sumur milik warga dan IPAL milik Mie Gacoan hasilnya baik coliform maupun PH dari limbah air ini tidak sesuai dengan standar baku mutu, sehingga limbah air ini tidak boleh dibuang melalui saluran pembuangan seperti drainase siring dan sebagainya," kata Afriyenita, melansir Antara, Senin (29/12/2025).
Sanksi Administratif dan Tenggat Perbaikan IPAL
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4965595/original/050312200_1728558380-Screenshot_2024-10-10_175302.jpg)
DLH Kota Bengkulu menetapkan sanksi administratif agar pengelola rumah makan cepat saji segera memperbaiki sistem pengolahan limbah mereka.Â
Selain itu, menurut Afriyenita, pengelola diberi tenggat waktu selama satu bulan untuk menyesuaikan instalasi pengolahan limbah agar memenuhi standar pengelolaan limbah domestik yang berlaku.
"Kami sudah berikan sanksi administratif, karena berdasarkan uji laboratorium IPAL mereka tidak mampu untuk mengeluarkan air limbah ke badan permukaan air tanah, drainase, dan sebagainya," kata dia.
Penegasan dilakukan bahwa sanksi ini bukan hanya untuk menegakkan peraturan, tetapi juga sebagai upaya edukasi bagi pelaku usaha agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.Â
Pihak DLH berharap langkah ini bisa menjadi contoh bagi restoran dan usaha lain di Kota Bengkulu agar memprioritaskan pengelolaan limbah yang aman dan ramah lingkungan.
Advertisement
Pengelolaan Limbah ke Tempat yang Lebih Layak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4548665/original/096886500_1692773871-20230823-Kanal-Banjir-Timur-Surut-Faizal-9.jpg)
Selain memberikan sanksi, DLH Kota Bengkulu juga menegaskan bahwa limbah IPAL Mie Gacoan sebaiknya dialihkan ke fasilitas yang lebih layak, seperti Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT).Â
Hal ini penting untuk mencegah pencemaran lingkungan lebih luas dan menjaga kualitas serta kesehatan masyarakat sekitar.Â
"Kami minta kepada pihak Mie Gacoan untuk memenuhi standar pengelolaan limbah Domestik yang mereka hasilkan," tutup Afriyenita.
Langkah ini sekaligus diharapkan meningkatkan kesadaran para pengusaha dalam mengelola limbah, sehingga setiap usaha tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2230394/original/078470900_1527503994-Infografis_Senjata_Pengolah_Limbah__1_.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782154/original/031089800_1782878025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-01T104708.110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493673/original/005478800_1770263148-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-05T103223.078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4807194/original/018053500_1713544046-water-running-into-old-fountain-from_1194-7467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372310/original/053119400_1476320834-bengkulu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5670758/original/072402600_1778449216-WhatsApp_Image_2026-05-10_at_21.59.40.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5648287/original/008386100_1778259172-IMG-20260508-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571931/original/042926300_1777713379-IMG_0751.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5574035/original/033600400_1777959862-tergulung_banjir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571972/original/031425700_1777717281-perampokan_lubuklinggau.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528293/original/017619100_1773273894-Penampakan_tumpukan_uang_dari_terdakwa_korupsi_tambang_di_Bengkulu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527889/original/018940700_1773217038-KPK_Tanjung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315879/original/077966800_1755175028-20250814-Asep_Guntur-HEL_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527118/original/086054700_1773182444-7.jpg)