Mensos: Dana BLSM yang Sudah Tersalur Rp 92,7 Miliar

Sebanyak 310.549 rumah tanga sasaran sudah terima BLSM melalui PT Pos.

Diterbitkan 27 Juni 2013, 14:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengklaim dana bantuan Langsung Sementara MAsyarakat (BLSM) yang sudah tersalur mencapai Rp 92,7 miliar. Dana kompensasi kenaikan harga BBM ini disalurkan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) melalui PT Pos Indonesia.

"Hingga 26 Juni pukul 19.00 WIB, BLSM telah disalurkan melalui PT Pos Indonesia sebanyak 310.549 RTS dengan nilai bantuan Rp 92,7 miliar," ujar Salim Segaf Al Jufri di kantornya, Jakarta, Kamis (27/6/2013).

Salim mengatakan, BLSM bukan solusi jangka panjang untuk mengurangi kemiskinan. bantuan ini hanya sebagai solusi jangka pendek untuk menghindarkan masyarakat miskin dari menjual aset, berhenti sekolah, dan mengurangi konsumsi makanan bergizi.

"BLSM diperuntukan bagi 15,5 juta rumah tangga dengan tingkat sosial ekonomi terendah yang terdapat dalam Basis Data Terpadu (BDT) hasil PPLS 2011," ungkap Salim.

Salim menambahkan, BLSM merupakan sebuah keniscayaan untuk meredam agar tidak terjadi kepanikan sosial di masa transisi setelah kenaikan BBM dan harga-harga kebutuhan pokok di pasaran.

Sebelumnya, menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, pembagian BLSM tahap pertama ke seluruh warga yang berhak ditargetkan selesai pada Juli mendatang. BLSM tahap ke dua akan dibagikan pada akhir tahun ini. (Eks/Mut)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6