Liputan6.com, Jakarta - Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya atau OPEC+ sepakat mempertahankan target produksi minyak untuk November 2026.
Keputusan itu diambil dalam pertemuan daring singkat pada Minggu. Tujuh anggota inti OPEC+ yang mengambil keputusan tersebut adalah Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman.
Mengutip CNBC, Minggu (4/10/2026), keputusan ini sesuai dengan ekspektasi pasar bahwa OPEC+ kemungkinan belum akan melakukan penyesuaian besar terhadap kebijakan produksinya hingga tahun depan.
Advertisement
Produsen OPEC+ di kawasan Teluk masih memproduksi minyak jauh di bawah target. Kondisi ini terjadi akibat gangguan ekspor yang berlanjut akibat perang AS-Israel dengan Iran.
Analis UBS Giovanni Staunovo mengatakan produksi tujuh anggota inti OPEC+ tetap tidak berubah, sesuai dengan ekspektasi pasar.
“Kelompok OPEC+ yang terdiri dari tujuh negara mempertahankan batas produksi mereka, sesuai dengan ekspektasi pasar. Meski demikian, meskipun arus minyak melalui Selat Hormuz meningkat, tingkat produksi mereka masih jauh di bawah kuota,” kata Staunovo.
“Akibatnya, pasar minyak masih ketat.”
Harga Minyak Masih di Atas US$ 100
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520902/original/004648400_1772664808-5.jpg)
Harga minyak sempat turun pada Jumat setelah para pemimpin Eropa menyetujui permintaan Presiden AS Donald Trump untuk melepas cadangan diesel.
Harga minyak mentah juga melemah setelah negara-negara G7 mengumumkan pelepasan cadangan diesel dan minyak mentah untuk meredam lonjakan harga bahan bakar.
Harga minyak Brent, yang menjadi patokan internasional, turun 6 sen menjadi US$ 102,25 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$ 1,76 menjadi US$ 91,11 per barel.
G7 akan melepas 100 juta barel cadangan minyak dalam empat bulan ke depan. Pelepasan tersebut akan dilakukan secara besar-besaran pada 20 hari pertama, terutama untuk cadangan diesel.
Anggota G7 terdiri dari Prancis, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat.
Meski ada pengumuman tersebut, harga Brent masih bertahan di atas US$ 100 per barel. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan sekitar US$ 73 per barel sebelum perang Iran dimulai pada akhir Februari.
Advertisement
Kenaikan Produksi Banyak Terjadi di Atas Kertas
Perang Iran juga membuat OPEC+ menunda kajian kapasitas produksi. Kajian ini penting untuk menentukan kuota produksi masing-masing anggota pada 2027.
OPEC+ sebenarnya telah meningkatkan target produksi sepanjang 2026 setelah bertahun-tahun memangkas produksi. Namun, sebagian besar kenaikan tersebut belum terealisasi karena konflik di Timur Tengah.
Data OPEC menunjukkan tujuh anggota inti OPEC+ memproduksi 25 juta barel minyak per hari pada Agustus. Angka itu naik 630.000 barel per hari dari Juli, tetapi masih sekitar 5 juta barel per hari di bawah level sebelum perang pada Februari.
OPEC+ masih menerapkan pemangkasan produksi sekitar 2 juta barel per hari yang mencakup sebagian besar anggotanya.
Hasil kajian kapasitas produksi akan digunakan untuk menentukan pembagian kenaikan produksi berikutnya. Perubahan produksi kemungkinan baru terjadi pada 2027.
Tujuh anggota inti OPEC+ dijadwalkan kembali bertemu pada 1 November.
Sementara itu, Joint Ministerial Monitoring Committee juga bertemu pada Minggu untuk mengevaluasi kondisi pasar. Kelompok ini bertugas memantau pasar dan tidak menetapkan kebijakan produksi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365046/original/083732600_1791097921-cek_fakta_sapi_bebek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360863/original/067393500_1758767787-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-09-25T090726.096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/876774/original/009328100_1431659143-OPEC_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/876774/original/009328100_1431659143-OPEC_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569342/original/032630100_1777438850-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/876775/original/036949400_1543826636-OPEC_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)