Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas keberhasilannya melibatkan 416 ribu petani milenial dalam berbagai program pertanian nasional.
Capaian tersebut dinilai sebagai pelibatan petani muda terbanyak sepanjang sejarah melalui inisiatif Kementerian Pertanian, bahkan disebut tertinggi di tingkat global.
"Ini dapat MURI, itu milenial ada 400 ribu ikut sekarang, mereka yang menilai, aku kaget, datang tiba-tiba memberikan penghargaan MURI, ini adalah cambuk untuk melompat lagi dan ini juga beban, target 1 juta (Petani Milenial) kedepan,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat Konferensi Pers Acara Dialog HKTI di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025).
Advertisement
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas strategi Kementerian Pertanian dalam mendorong regenerasi petani melalui pendekatan modern, berbasis teknologi, dan pengelolaan usaha tani yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah.
Pemerintah menilai keterlibatan generasi muda menjadi kunci keberlanjutan sektor pertanian nasional.
Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menyatakan bahwa capaian Kementerian Pertanian tidak hanya mencatat rekor nasional, tetapi juga rekor dunia.
"Pada Pagi hari ini, kami Museum Rekor Dunia Indonesia Muri dan kita semua menjadi saksi atas, tidak hanya satu, akan tetapi dua prestasi luar biasa yang diciptakan Kementerian Pertanian Republik Indonesia,” ujar perwakilan MURI.
"Pertama, perekrutan petani muda terbanyak, sebanyak 416.667, yang kedua adalah pelibatan penyuluh pendamping terbanyak dalam Brigade Pangan sebanyak 38.235 penyuluh. Prestasi kali ini, Kami Museum Rekor Muri Indonesia menganugerahkan tidak hanya Dunia Indonesia, tetapi Rekor Dunia,” kata pihak MURI.
MURI berharap pencapaian tersebut dapat menjadi teladan bagi generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Kami berharap dengan adanya program yang luar biasa, yang diperoleh oleh Bapak Menteri ini, mampu meningkatkan nilai keteladanan untuk para generasi muda, memperkuat fondasi kecepatan produksi pangan dan untuk terus mempertahankan ketahanan dan kedaulatan pangan yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Brigade Pangan Jadi Motor Keterlibatan Petani Milenial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428678/original/088905900_1764558392-42d88dab-ab81-478f-afac-f3ed05e30009.jpeg)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa pelibatan ratusan ribu petani milenial tersebut dilakukan melalui program Brigade Pangan yang terus digalakkan secara nasional.
"Dulu Milenial enggak masuk Pertanian, sekarang 416 ribu ikut, jadi gerakan kita Brigade Pangan yang tahun ini saja sudah 45 ribu yang kita program, jadi terus-menerus kita galakkan dan total nya adalah 416 ribu, ini adalah tanda-tanda baik untuk Indonesia,” katanya.
Program Brigade Pangan mengelola lahan Pertanian secara terstruktur, dengan skala pengelolaan mencapai sekitar 200 hektare per brigade. Setiap brigade terdiri dari maksimal 15 petani milenial yang dibekali bantuan bibit, alat dan mesin pertanian, serta pelatihan bertani modern.
Amran menyebut keterlibatan petani milenial memberikan dampak ekonomi yang nyata. Sejumlah testimoni (pengakuan) menunjukkan pendapatan yang menjanjikan dari sektor pertanian.
'Pendapatan milenial, yang kemarin testimoni di Papua itu Rp20 Juta, Kalimantan Timur Rp24 Juta, Aceh Rp20 Juta, bersih,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa para petani muda mengelola berbagai komoditas.
"Macam-macam (komoditas), ada perkebunan, holtikultura, kemudian pangan,” kata Amran.
Advertisement
Pengawasan Bantuan dan Peran HKTI
Dalam kesempatan tersebut, Amran juga menegaskan pentingnya pengawasan distribusi bantuan pemerintah agar benar-benar sampai ke petani.
"Hari ini kita bersama HKTI se-Indonesia ini menjadi ujung tombak kita dilapangan, memonitor, mengontrol seluruh bantuan pemerintah, tadi ada salah satu yang melapor mempersulit petani dari HKTI Yogya, mengatakan bahwa masih mempersulit Petani harus menggunakan kartu tani, macam-macam, Kami minta langsung dicabut izinnya, sebagai distributor,” tegasnya.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap peran HKTI dalam mengawal kebijakan pertanian nasional.
"Ini nanti HKTI yang akan mengontrol ke daerah-daerah membantu kita, kami bangga dengan HKTI dibawah kepemimpinan Pak Wamentan, apalagi beliau doktor baru dan masih muda, saya yakin dibawah kepemimpinan beliau bisa mengawal Swasembada Pangan dan Hilirisasi, itu arahan Bapak Presiden,” ujarnya.
Kementerian Pertanian menargetkan keterlibatan satu juta petani milenial sebagai fondasi pertanian masa depan dan penopang ekonomi nasional yang berkeadilan.
"Tetapi yang terpenting adalah mimpi besar kita, ekonomi Neolib-Kapitalis bergeser masuk ke Ekonomi Pancasila, semua ekonomi yang berkeadilan, semua rakyat Indonesia menikmati ekonomi, itu mimpi besar kita,” kata Amran.
Ia juga menyinggung rencana pengembangan peternakan rakyat.
"Peternakan Rakyat, kita akan membangun khusus nya Ayam Petelur akan dibangun di hulu Pabrik Pakan dan DOC (Day Old Chick: Anak Ayam),” ujarnya.
"Anggaran nya 20 Triliun dari Danantara, mudah-mudahan 3 tahun kedepan selesai,” pungkas dia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4207437/original/066091400_1667003636-Cerita_akhir_pekan.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3508305/original/058280500_1626082223-Oksigen1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541033/original/082609300_1774846921-jusuf_kalla_-_iran_klaim_kunjungan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323057/original/029470100_1786598614-cek_fakta_-_jusuf_kalla_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446438/original/070371200_1765886696-1000113192.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319178/original/083385400_1786192792-1000401629.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8068079/original/094363900_1780912927-Foto1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8068108/original/029656700_1780912954-Foto9.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257041/original/045180700_1781188120-1000346128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287298/original/046919200_1783209743-Menteri_Pertanian_Andi_Amran_Sulaiman-5_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261012/original/099121400_1781673446-1000350977.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5035053/original/043576200_1733305970-Mentan_Andi_Amran.jpeg)