Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Muhammad Anis Matta berkolaborasi dengan AVI Humanity dan Al-Quds Volunteers Indonesia, menggalang solidaritas kemanusiaan bertajuk Banua Peduli Kemanusiaan.
Diketahui, aksi tersebut ditujukan untuk menghimpun dukungan publik bagi warga terdampak bencana di Sumatera serta untuk bantuan kemanusiaan di Palestina.
Direktur AVI Deni Syahid bersyukur tingginya animo partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial tersebut. Dia memastikan, seluruh dana dihimpun akan disalurkan secara akuntabel kepada pihak yang membutuhkan. Selain itu, amanah donasi yang diterima menjadi tanggung jawab moral dan institusional yang akan dikelola secara transparan.
Advertisement
"Keterlibatan masyarakat menunjukkan komitmen kuat daerah dalam mendukung agenda kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun lintas negara," kata Deni seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (14/12/2025).
Deni menuturkan, penggalangan dana dilakukan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 9–11 Desember 2025.
Menurutnya, pelaksanaan di Kalimantan Selatan menjadi bagian dari upaya konsolidasi jejaring kemanusiaan yang melibatkan institusi pendidikan, lembaga filantropi dan pemangku kepentingan daerah.
"Selama kegiatan berlangsung, panitia berhasil mengumpulkan donasi publik sebesar Rp 918 juta," jelas dia.
Deni memastikan, dana tersebut dialokasikan untuk dua fokus utama, yakni bantuan darurat bagi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera serta dukungan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina, sesuai aspirasi yang disampaikan masyarakat Banua.
Sebagai informasi, Rumah Amal Ukhuwah menjadi penggagas utama kegiatan ini, dengan dukungan tiga perguruan tinggi dan dua belas yayasan pendidikan di bawah naungan ShareEdu Indonesia.
Diketahui, dukungan kelembagaan juga diberikan oleh Bank Kalsel dan BAZNAS untuk memperkuat kapasitas penghimpunan donasi.
Â
BNPB: Klaster Nasional Bantu Percepatan Penanganan Darurat Tangani Bencana Sumatera
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426787/original/071024400_1764317616-4.jpg)
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) memastikan, pemerintah tidak sendiri dalam penanganan darurat bencana banjir dan longsor di tiga provinsi, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh.
Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, terdapat kolaborasi pentaheliks yang tergabung di dalam klaster nasional.
"Klaster nasional merupakan wadah multipihak untuk melakukan koordinasi dan mobilisasi sumber daya di sejumlah sektor yang dibutuhkan dalam fase penanggulangan bencana," ujar Abdul seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (14/12/2025).
Abdul menyebut, pada bencana di tiga provinsi, lima klaster nasional telah beroperasi di tengah masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.
Dia meyakini, klaster nasional mampu membantu percepatan penanganan darurat karena terdiri dari beberapa lembaga, seperti pemerintah dan organisasi masyarakat yang aktif sesuai dengan keahlian dan sumber daya dimiliki.
"Lima klaster nasional ini aktif dan bekerja di lapangan yaitu klaster pencarian dan pertolongan, klaster logistik, klaster kesehatan, klater pengungsian dan perlindungan, serta klaster pendidikan," ucap Abdul.
Â
Advertisement
Kolaborasi Konkret
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5440216/original/081785100_1765425683-4.jpg)
Abdul mencontohkan, klaster logistik bekerja untuk memastikan manajemen logistik berjalan baik. Salah satunya, pengaktifan gudang di Pos Gudang Nasional Klaster Logistik di Halim Perdanakusuma, Jakarta yang melibatkan PMI dan Lembaga usaha.
"Sedangkan di Sumatra Utara, klaster ini melibatkan Centre for Diaster Risk Management and Community Development Studies Universitas HKBP untuk mendistribusikan bantuan bagi 200 warga terdampak pada Jumat kemarin 12 Desember 2025," imbuh dia.
Abdul menambahkan, kolaborasi konkret pada klaster kesehatan memiliki beberapa sub klaster, seperti MDMC yang telah memberikan manfaatkan kepada 421 orang yang dilayani di wilayah Aceh Tamiang, Aceh Utara, Lhokseumawe, Langsa, Langkat, Agam dan Tapanuli Selatan.
"Klaster di bawah koordinasi Pusat Krisis Kementerian Kesehatan ini juga telah terjun bersama mitra terkait dari organisasi non-pemerintah di tiga provinsi," terang dia.
Sementara itu, Abdul menyatakan, klaster pendidikan di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga telah siap dengan bantuan pendidikan.
Bantuan yang tersedia antara lain 10.200 paket sekolah, 131 tenda darurat, 400 family kit dan 50.000 buku teks dan non-teks. Di samping itu, kegiatan psikososial juga telah diberikan kepada anak-anak terdampak bencana, seperti dari Wahana Visi Indonesia, UGM, Universitas Syah Kuala, Yayasan Plan Indonesia.
Sebagai informasi, pada klaster pengungsian dan perlindungan, berbagai kegiatan telah dilakukan, di antaranya tertuju pada sub-klaster hunian, perlindungan anak, WASH-air minum-penyehatan lingkungan, perlindungan lansia dan kelompok berisiko tinggi, dan dukungan psikososial.
Diketahui, dukungan klaster tersebut diikoordinasikan dengan Pospenas, Pos Terpadu (Pos Pendamping Provinsi) dan Posko yang ada di kabupaten dan kota terdampak di tiga provinsi. Secara terkoordinasi, dukungan sumber daya klaster akan berjalan efektif dan efisien untuk membantu pemerintah daerah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5438144/original/032404300_1765273386-Infografis_Bupati_CMS.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443587/original/088647900_1765701136-Wamenlu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310006/original/092233300_1785302392-Screenshot_2026-07-29_104717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302491/original/035573100_1784558499-WhatsApp_Image_2026-07-20_at_20.44.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8451107/original/036314100_1782347531-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301916/original/013821200_1784525743-Screenshot_2026-07-20_115318.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4819848/original/015909300_1714654120-aleks-marinkovic-RaJJDlGu0x8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)