Menpora Siapkan Bantuan Alat Olahraga Pascabencana di Sumatra

Menpora Erick Thohir menyampaikan bahwa Kemenpora akan menyalurkan bantuan berupa alat-alat olahraga untuk para korban selamat setelah tahap pemulihan bencana di Sumatra selesai.

Diterbitkan 03 Desember 2025, 17:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Menpora Erick Thohir berduka dan Kemenpora akan bantu pemulihan pascabencana di Sumatra.
  • Kemenpora akan salurkan bantuan alat olahraga setelah pemulihan bencana selesai.
  • Pemerintah pusat dan daerah sedang bekerja keras untuk penanganan awal bencana.

 

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan duka atas bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Ia menegaskan bahwa Kemenpora akan turut berperan dalam upaya pemulihan pascabencana.

"Kami tentu ingin berperan aktif tetapi setelah atau pasca pemulihan. Karena kami ingin juga membantu para korban selamat hibur dengan kebahagiaan tentu dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) kami," kata Erick Thohir di Media Center Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, seperti dikutip dari laman Kemenpora, Rabu (3/12/2025).

Menurut Erick, pihaknya akan menyalurkan bantuan setelah tahap pemulihan bencana di Sumatra selesai.

"Kita akan coba memberikan bantuan alat-alat olahraga tetapi setelah pasca. Kita berikan kebahagiaan lagi bukan hari ini karena hari ini kita semua harus membantu yang basic. Kami sedang sisir dana kami buat tahun depan (2026) untuk bisa bagikan peralatan olahraga di daerah-daerah," ungkap dia.

Menurut Erick, pemerintah pusat dan daerah sedang bekerja keras untuk penanganan bencana tahap awal.

"Bapak Presiden dan para menteri sekarang luar biasa mereka sudah mendistribusikan bantuan-bantuan mendasar dan kami akan mengikuti selanjutnya," kata dia.

Data Korban Banjir Sumatra 3 Desember

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengupdate jumlah korban meninggal dalam bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Data hingga Rabu (3/12) pagi, korban meninggal bertambah mencapai 753 orang.

Berdasarkan data yang ditampilkan dalam situs resmi BNPB, jumlah korban hilang sebanyak 650 orang di tiga provinsi terdampak tersebut dan 2.600 orang luka-luka.

Rincian korban meninggal di antaranya, Aceh sebanyak 218 orang dan 227 korban hilang orang. Kemudian di Sumut, korban meninggal 299 orang dan korban hilang 163 orang.

Di Sumbar, korban meninggal sebanyak 234 orang dan 260 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan 111 orang luka-luka. Sementara, total warga terdampak banjir besar di Aceh, Sumut, dan Sumbar tembus 3,3 juta jiwa.

BNPB juga melaporkan kerusakan rumah-rumah warga akibat banjir bandang yakni 3,6 ribu rumah rusak berat, 2,1 ribu rusak sedang dan 3,7 ribu rusak ringan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6