Kepsek di Jakut Ditemukan Tewas, Datang ke Sekolah saat Hari Libur Diduga untuk Bunuh Diri

Seorang kepala sekolah SMP Syahid II, Jalan Baru Gang 2 Dalam, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (1/12/2025).

Diterbitkan 01 Desember 2025, 13:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kepala sekolah SMP Syahid II ditemukan meninggal dunia di ruangannya.
  • Korban W (48) diduga bunuh diri, ditemukan petugas kebersihan pagi hari.
  • Ujian semester dipindahkan ke SMP Syahid I akibat insiden ini.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang kepala sekolah SMP Syahid II, Jalan Baru Gang 2 Dalam, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (1/12/2025). Korban W (48) diduga meninggal akibat bunuh diri.

Korban pertama kali diketahui pukul 07.00 WIB oleh petugas kebersihan sekolah, Rika Aryani yang lebih dulu datang. Dia terkejut saat mendapati W sudah tak bernyawa.

"Tadi pagi pas anak-anak mau ujian, salah satu saksi namanya Rika cek ke sana sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kapolsek Cilincing saat ini adalah AKP Bobi Subasri dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).

Dari keterangan sementara, korban diketahui datang ke sekolah pada Minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu, sosoknya tak terlihat lagi hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di ruang Kepala Sekolah.

"Kepala Sekolah datang ke sekolah hari minggu sekitar jam 4, masuk ke ruangan. Setelah itu enggak pernah lihat lagi," ujar dia

Kegiatan Belajar Siswa Terdampak

Terkait kematian korban, polisi telah turun melakukan penyelidikan. Beberapa saksi dimintai keterangan. Jenazah W telah dibawa ke RSCM untuk diperiksa lebih lanjut.

"Sedang kita dalami untuk mengetahui motifnya," ujar dia.

Kegiatan belajar mengajar ikut terdampak. Ujian semester yang sedianya digelar di SMP Syahid II akhirnya dipindahkan ke SMP Syahid I agar pelaksanaan tetap berjalan tanpa mengganggu proses penyelidikan.

"Kebetulan lagi ujian semester, karna ada kejadian tersebut, ujian dipindahkan ke SMP Syahid 1," ucap dia.

Kontak Bantuan

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6