Gempa M 5,3 Guncang Kepulauan Aru, BMKG: Akibat Deformasi Batuan di Zona Graben

Gempa tersebut terletak pada koordinat 5,35° LS ; 133,88° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 59 Km arah Barat Laut Kepulauan Aru pada kedalaman 32 km.

Diterbitkan 12 November 2025, 18:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gempa M 5,3 mengguncang Kepulauan Aru pada 12 November 2025, pukul 04.23 WIB.
  • Gempa dangkal ini disebabkan deformasi batuan di Zona Graben Aru.
  • BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami dan dirasakan di Dobo.

Liputan6.com, Jakarta- Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,3 menggetarkan Kepulauan Aru, Maluku, Rabu (12/11/2025) pukul 04.23 WIB. Gempa tersebut masuk kategori dangkal.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan kerak bumi di Zona Graben Aru," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono.

Dia mengatakan, gempa tersebut terletak pada koordinat 5,35° LS ; 133,88° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 59 Km arah Barat Laut Kepulauan Aru pada kedalaman 32 km.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ucapnya.

Dampak Gempa

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Dobo dengan skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan truk berlalu.

Hingga pukul 04.47 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Gempa di Morowali

Tak hanya di Kepulauan Aru, gempa bumi juga mengguncang Morowali, Sulawesi Tenggara (Sulteng). BMKG mencatat, magnitudonya mencapai 3,7.

Gempa terletak pada 26 km Barat Laut Morowali dengan kedalaman 10 Km.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6