Liputan6.com, Jakarta - Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 menjadi momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa luar biasa bagi bangsa dan negara.
Salah satu nama yang mencuri perhatian publik adalah Zainal Abidin Syah, Sultan Tidore sekaligus Gubernur pertama di Papua, yang dikenal karena keberaniannya mempertahankan keutuhan wilayah Indonesia dari Tidore hingga Papua.
Penganugerahan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional, yang diumumkan secara resmi pada peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025).
Advertisement
Melansir dari laman Jajek Malut, Zainal Abidin Syah atau nama lengkapnya Zainal Abidin Alting Syah lahir di Soa-Sio, Tidore, pada 15 Agustus 1912. Ia merupakan putra dari Dano Husain Alting dan Boki Salma Alting.
Sebagai bangsawan Kesultanan Tidore, Zainal tumbuh dengan semangat pengabdian tinggi, tidak hanya sebagai simbol adat, tetapi juga sebagai pemimpin rakyat yang memperjuangkan integrasi wilayah Indonesia bagian timur.
Pendidikan modern yang ditempuhnya — mulai dari Holland Inlandsche School (HIS) di Ternate, Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) di Ambon, hingga Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA) di Makassar — membentuk dasar pemikiran Zainal yang kuat terhadap pemerintahan dan nasionalisme.
Â
Â
Ikatan Papua dan Tidore
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2082634/original/087726800_1523624402-Festival-Tidore-4.jpg)
Zainal Abidin Syah tercatat pernah bertugas di Sorong dan Manokwari antara tahun 1937 hingga 1940. Meski berada dalam struktur pemerintahan kolonial Belanda, kehadirannya di Papua justru mempererat hubungan antara rakyat Papua dan Kesultanan Tidore.
Baginya, Papua bukan sekadar wilayah pinggiran, melainkan bagian tak terpisahkan dari identitas dan kehormatan bangsa. Ia meyakini bahwa penguatan hubungan historis dan budaya antara Tidore dan Papua adalah kunci untuk menjaga keutuhan wilayah Indonesia Timur.
Peran penting Zainal Abidin Syah muncul pada masa pasca-Perang Dunia II, ketika Belanda mencoba membentuk Negara Indonesia Timur (NIT) melalui Konferensi Denpasar tahun 1946.
Dalam forum tersebut, Zainal dengan tegas menolak upaya pemisahan Papua dari wilayah Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Papua merupakan bagian dari Kesultanan Tidore dan secara historis berada dalam lingkup kedaulatan Nusantara.
Sikap politiknya yang tegas menjadi rujukan penting dalam diplomasi Indonesia di kemudian hari, khususnya saat mempertahankan Papua di forum internasional. Keteguhan Zainal Abidin Syah menjadikannya tokoh penting dalam sejarah integrasi nasional Indonesia bagian timur.
Sebagai Gubernur pertama Papua, Zainal Abidin Syah dikenal sebagai tokoh yang memadukan kepemimpinan adat, diplomasi politik, dan semangat kebangsaan. Perjuangannya melampaui batas geografis dan memperkuat fondasi kebangsaan yang inklusif.
Dengan penetapan gelar Pahlawan Nasional, pemerintah menegaskan bahwa perjuangan Zainal Abidin Syah bukan hanya milik Maluku Utara, tetapi juga bagian dari sejarah besar Indonesia dalam menjaga keutuhan wilayah dan persatuan bangsa.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408512/original/009634900_1762791314-Jepretan_Layar_2025-11-10_pukul_23.07.29.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)