Liputan6.com, Jakarta- Maestro dalang Ki Ageng H Anom Suroto Lebdo Nagoro atau yang akrab disapa Ki Anom Suroto memberikan wasiat atau pesan kepada putranya sebelum meninggal. Dalang kondang itu meninggal dunia di RS Dr Oen Kandangsapi, Solo pada Kamis (23/10/2025).
"Pesan-pesan yang disampaikan Bapak ya tetap menjaga marwah pakeliran Anom Suratan. Titip yo Pras, tutukno lakune Bapakmu. Hanya seperti itu" kata salah satu putra Ki Anom Suroto yang juga dalang Ki Bayu Aji di rumah duka pada Kamis (23/10/2025).
Dia berjanji akan menjaga pesan yang disampaikan ayahandanya. Dalam pesan itu, sang ayah memperbolehkan gaya dalangnya dikembangkan dengan modifikasi, asalkan tidak meninggalkan pakem.
Advertisement
"Kudu sing wajuh, kudu sing ngati-ati tetep di jalur pakeliram gaya beliau walaupun akan divariasi, ngendikanipun nggak apa-apa. Ojo nganti ninggal paugeran. Seperti itu dawuh yang saya terima kemarin" ujarnya.
Bayu menyampaikan bahwa dalam pertemuan di rumah sakit kemarin, dia berpamitan untuk mendalang di Magetan pada Jumat malam. Sang ayah pun berpesan akan menyaksikan pentas wayang itu dari kejauhan.
"Alhamdulillah kepergian beliau sangat bagus karena sedikitpun tidak merasakan sakit. Beliau masih sempat suluk, masih sempat mejang dan terakhir saya pamit kalau besokau mendalang di Magetan. Bapak bilang ngatu-ati, ak tak ndelok seko kadohan. Bapak arep lungo adoh. Hanya seperti itu yang beliau katakan," ucapnya.
Sempat Dirawat karena Sakit Jantung
Ki Anom Suroto meninggal setelah mendapatkan perawatan di RS Dr Oen Kandangsapi sejak empat hari lalu. Menurut Jatmiko, putra Anom Suroto, sang ayah menderita penyakit jantung.
"Sudah 4 hari ini di Kandangsapi. Sakitnya jantung," ungkap dia.
Jenazah Ki Anom Suroto dimakamkan di pemakaman keluarga, Depokan, Kecamatan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah sore ini pukul 15.00 WIB.
"Pemakaman hari ini jam tiga di Juwiring, Klaten jam tiga sore," ujar Jatmiko saat ditemui merdeka.com di rumah duka.
Menurut dia, jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka Kebon Seni Timasan, Desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo.
Ki Anom Suroto meninggalkan seorang istri Rita Diana S dan delapan anak. Yakni, Retno Widowati, Shintowati Dwi, Triwati Rossana, Galuh Setyowati, Damar Sasongko, MPP Bayu Aji Jatmiko dan Maya Damayati.
Anom Suroto lahir di Klaten 11 Agustus 1948 atau berusia 77 tahun. Dia adalah seorang dalang wayang kulit purwa.
Dia mulai terkenal sebagai dalang sejak tahun 1975-an. Ilmu pedalangan dipelajarinya sejak umur 12 tahun dari ayahnya sendiri, Ki Sadiyun Harjadarsana.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308503/original/024029000_1785145244-prasetyo_hadi__pensiunan_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288151/original/067339000_1752895807-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308316/original/080408800_1785136454-cek_fakta_-_penggerak_HAM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389542/original/015001800_1761201333-2099475a-fe31-494a-98d5-ab3e37731b8b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)