Cerita Bahlil Satu Tahun Bekerja Bareng Prabowo: Setiap Menteri Pasti Pernah Ditegur Sayang

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menceritakan pengalamannya satu tahun bekerja bersama Presiden Prabowo Subianto.

Diterbitkan 20 Oktober 2025, 09:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Menteri Bahlil sebut teguran Presiden Prabowo adalah teguran sayang untuk kinerja.
  • Bahlil tekankan menteri harus bekerja sesuai target presiden demi kepentingan rakyat.
  • Survei Poltracking tunjukkan kepuasan publik merata terhadap kinerja Prabowo-Gibran.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menceritakan pengalamannya satu tahun bekerja bersama Presiden Prabowo Subianto. Dia mengatakan setiap Menteri pasti pernah ditegur Presiden bila bekerja tidak maksimal.

Namun, menurut Bahlil, teguran dari Prabowo adalah teguran sayang agar bekerja lebih baik untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Setiap dipanggil pasti ditegur. Ditegur sapa, ditegur sayang, ditegur perintah, ya kan tegur kan semuanya kan? Dan Bapak Presiden kan orangnya sangat terbuka, jadi pasti mungkin kamu juga kalau tiap hari ikut rapat pasti ditegur," kelakar Bahlil.

Ditanya isu ada menteri ditegur presiden sampai tiga kali oleh Prabowo, Bahlil mengaku tidak tahu. Namun, dia memberikan pesan tersirat bahwa sesama Menteri tidak boleh saling tumpeng tindih dalam bekerja.

"Saya enggak tahu ya (teguran) yang dimaksudkan seperti apa, kita sesama bis kota jangan saling mendahului, ya," Bahlil menutup.

Ketua Umum Partai Golkar menambahkan, satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo diisi dengan upaya memenuhi target kerja untuk rakyat. Menurut dia, apa yang dikerjakannya semata menjalankan perintah presiden sesuai aturan perundang-undangan.

"Kami sebagai menteri, khususnya saya, hanyalah bisa bekerja menjalankan apa yang menjadi target, key performance index (KPI) dan apa yang menjadi perintah Bapak Presiden dan perintah undang-undang. Sudah barang tentu semuanya ini kita lakukan untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara," kata Bahlil

Survei Kepuasan terhadap 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Diketahui, Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka genap memasuki satu tahun pada hari ini. Prabowo-Gibran dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024.

Poltracking Indonesia mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia, dari Sumatera hingga Papua. Survei dilakukan pada 3–10 Oktober 2025.

“Relatif hampir merata di semua kewilayahan yang kita lakukan cross tabulation (tabulasi silang) mengapresiasi positif atau puas terhadap kinerja pemerintah,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda Rasyid dalam paparannya bertajuk Survei Nasional Evaluasi 1 Tahun Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran, di akun YouTube Poltracking TV, Minggu (19/10/2025).

 

Survei Responden dari Berbagai Provinsi

Responden yang paling merasa puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran berasal dari Jawa Timur, yakni 85,4 persen. Kemudian, disusul oleh responden asal Kalimantan sebanyak 83,9 persen dan Sumatera sebanyak 83,2 persen.

Selain itu, sebanyak 78,7 persen asal Jawa Barat juga mengaku puas, sementara responden asal wilayah Jakarta-Banten yang mengaku puas terhadap kinerja Prabowo-Gibran berjumlah 77,1 persen.

Sebaran responden puas lainnya, antara lain, 72,4 persen asal Sulawesi, 70,7 persen asal Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta, 67,2 persen asal Bali-Nusa Tenggara, dan 63,1 persen asal Maluku-Papua.

“Wilayah Sumatera dan Jatim tingkat kepuasan di atas 80 persen dan merata di semua wilayah,” jelas Hanta

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6