Kebakaran Hunian Pekerja Konstruksi IKN Terjadi di Tower 14, Api Berhasil Dipadamkan

Hunian Pekerja Konstruksi Ibu Kota Nusantara (IKN) terbakar (1/10/2025) sore ini. Bangunan yang terdampak terjadi di Tower 14.

Diterbitkan 01 Oktober 2025, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Hunian Pekerja Konstruksi IKN Tower 14 terbakar pada 1 Oktober 2025 sore.
  • Pemadaman cepat melibatkan 15 unit damkar, api padam pukul 19.00 Wita.
  • Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam insiden kebakaran tersebut.

Liputan6.com, Jakarta - Hunian Pekerja Konstruksi Ibu Kota Nusantara (IKN) terbakar Rabu (1/10/2025) sore ini. Bangunan yang terdampak terjadi di Tower 14. Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Troy Pantouw menyampaikan, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 Wita.

“Di beberapa ruangan kamar di Hunian Pekerja Konstruksi 1 Tower 14 di sebagian lantai 2 serta di lantai 3 dan 4,” tutur Troy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, proses pemadaman berlangsung cepat. Sebanyak tujuh mobil damkar dan delapan tangki water supply dikerahkan, sehingga total 15 unit pemadam kebakaran berjibaku melawan si jago merah.

“Pada sekitar jam 19.00 Wita seluruh kebakaran sudah berhasil diatasi oleh petugas kami, didukung bersama aparat pemadam kebakaran terkait yang sudah berada di lapangan tepat waktu dan berhasil untuk mengatasi insiden tersebut,” jelas dia.

Hunian Pekerja Konstruksi IKN Kebakaran

Sebelumnya, kebakaran terjadi di Hunian Pekerja Konstruksi Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu dibenarkan Plt Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN Danis H Sumadilaga.

“Betul,” tutur Danis saat dikonfirmasi Liputan6.com, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, petugas pemadam kebakaran telah mengatasi kebakaran tersebut. Meski tidak detail, dia menegaskan bahwa si jago merah berhasil dijinakkan.

“Sudah padam,” jelas dia.

Tidak Ada Korban Jiwa

Adapun sampai dengan malam ini, peristiwa kebakaran Hunian Pekerja Konstruksi IKN disebut tidak memakan korban jiwa.

"Informasi sementara sampai saat ini, tidak ada korban jiwa,” Danis menandaskan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6