Ahmad Dofiri Tunggu Instruksi Prabowo soal Tim Reformasi Kepolisian

Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar jenderal kehormatan (Hor) bintang empat kepada purnawirawan TNI dan Polri, salah satunya untuk Ahmad Dofiri.

Diperbarui 17 September 2025, 20:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ahmad Dofiri menunggu instruksi Presiden Prabowo terkait Tim Reformasi Kepolisian.
  • Dofiri baru dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang keamanan dan reformasi kepolisian.
  • Prabowo memberikan gelar jenderal kehormatan kepada Dofiri dan Djamari Chaniago.

Liputan6.com, Jakarta Penasihat Khusus Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian, Ahmad Dofiri masih menunggu instruksi Presiden Prabowo Subianto soal Tim Reformasi Kepolisian.

Hal ini disampaikan Dofiri usai dilantik Prabowo menjadi Penasihat Khusus Presiden di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/9/2025). Usai dilantik, mantan Wakapolri itu langsung menghadap Prabowo.

"Kita baru menghadap beliau (Presiden). (Tim Reformasi Kepolisian) Belum, masih belum. Baru mau menghadap beliau," kata Dofiri kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Belum Mau Banyak Bicara soal Reformasi Kepolisian

Dia tak mau berbicara banyak soal Reformasi Kepolisian sebab timnya pun belum terbentuk. Selain itu, Dofiri juga mengaku masih menunggu arahan dari Prabowo soal reformasi kepolisian.

"Kita kan masih nunggu biar beliau dulu, baru nanti langkah-langkahnya," tutur Dofiri.

Jenderal Kehormatan dari Prabowo untuk Ahmad Dofiri

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar jenderal kehormatan (Hor) bintang empat kepada purnawirawan TNI dan Polri di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/9/2025). Mereka yang mendapatkan kenaikan pangkat yakni, mantan Wakil Kapolri (Wakapolri) Komjen (Purn) Ahmad Dofiri dan Letjen (Purn) Djamari Chaniago.

Setelah mendapatkan kenaikan pangkat, kini Ahmad Dofiri dan Djamari Chaniago berpangkat Jenderal (Hor). Prabowo menyematkan pangkat yang baru kepada Ahmad Dofiri dan Djamari Chaniago.

Adapun pemberian gelar jenderal kehormatan diberikan sebelum Prabowo melantik Djamari Chaniago menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian.

"Pada hari ini Bapak Presiden memberikan pangkat istimewa, jenderal kehormatan penuh kepada Bapak Jenderal Djamari Chaniago dan kepada Jenderal Ahmad Dofiri," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/9/2025).

 

Dofiri Putra Terbaik Bangsa

Menurut dia, Djamari dan Ahmad Dofiri merupakan putra terbaik bangsa yang telah berpuluh tahun mengabdi untuk Indonesia. Keduanya juga memiliki prestasi di TNI maupun kepolisian.

"Tentunya ada banyak pertimbangan ya, banyak penilaian. Beliau berdua adalah figur figur putra terbaik bangsa yang telah mengabdi sekian puluh tahun lamanya dengan segala prestasi baik di TNI AD maupun di kepolisian," jelasnya.

Prasetyo menuturkan penilaian tak hanya dari institusi TNI maupun kepolisian saja. Namun, Prabowo juga mencari tahu kepada atasan dan bawahan Djamari dan Dofiri di institusi masing-masing.

"Beliau (Presiden) kan juga mengenal atasan atasan mereka berdua kemudian dari bawahan, banyak penilaiannya dan kemudian Bapak Presiden merasa kemudian mengambil keputusan untuk memberikan penghormatan, baik kepada individu maupun tentunya akan mewakili institusinya," pungkas Prasetyo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6