Daftar Terbaru Reshuffle Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melakukan reshuffle kabinet pada Rabu, 17 September 2025. Erick Thohir ditunjuk sebagai Menpora. Berikut daftar lengkap menteri yang dicopot dan dilantik.

Diperbarui 17 September 2025, 16:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih. Pelantikan digelar di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/9/2025). 

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 96 P Nomor Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Negeri Negara Kabinet Merah Putih periode Tahun 2024-2029.

Sebelumnya, Prabowo juga melakukan perombakan Kabinet Merah Putih pada Senin, 8 September 2025. Dalam keputusan yang diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, lima menteri diganti dari jabatannya dan satu kementerian baru, yakni Kementerian Haji dan Umrah, dibentuk. Perubahan ini menandai langkah signifikan Presiden Prabowo dalam menyelaraskan visi dan kinerja pemerintahannya, dengan pelantikan para menteri baru dijadwalkan berlangsung di Istana Negara pada hari yang sama.

"Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore hari ini sekaligus Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian, diantaranya; Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga," ungkap Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Keputusan reshuffle ini diambil setelah berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan secara terus-menerus oleh Presiden. Isu perombakan kabinet memang telah beredar luas di publik, bahkan sempat diwarnai pernyataan kontradiktif dari berbagai pihak. Siapa saja menteri yang diganti? Berikut ulasan selengkapnya.

Daftar Terbaru Menteri yang Diganti di Kabinet Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mengubah susunan Kabinet Merah Putih Jilid 1 pada beberapa jabatan kementerian. Hal itu antara lain, Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan. Kedua, Kementerian Keuangan. Ketiga, Kementerian Perlindungan dan Pekerja Migran Indonesia. Keempat, Kementerian Koperasi. Kelima, Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Semoga keputusan ini membawa kebaikan bagi bangsa dan negara masyarakat,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi

Berikut Daftar Menteri yang Diganti:

  1. Erick Thohir dicopot dari Menteri BUMN
  2. Ario Bimo Nandito Ariotedjo (Dito Ariotedjo) dicopot dari Menteri Pemuda dan Olahraga
  3. Hasan Nasbi dicopot dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Presiden
  4. Sulaiman Umar Sidiq dicopot dari jabatan Wakil Menteri Kehutanan
  5. Budi Gunawan dicopot dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
  6. Sri Mulyani dicopot dari jabatan Menteri Keuangan
  7. Abdul Kadir Karding dicopot dari jabatan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
  8. Budi Arie Setiadi dicopot dari jabatan Menteri Koperasi
  9. Dito Ariotedjo dicopot dari posisi Menteri Pemuda dan Olahraga
  10. Satryo Soemantri Brodjonegoro: Mantan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) 

 

 

Daftar Menteri Baru yang Dilantik Prabowo Subianto

  1. Menko Polkam: Djamari Chaniago
  2. Menpora: Erick Thohir
  3. Kepala Kantor Staf Presiden: Muhammad Qodari
  4. Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri: Ahmad Dofiri
  5. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Angga Raka Prabowo
  6. Wamenaker: Afriansyah Noor
  7. Wamenhut: Rohmat Marzuki
  8. Wamenkop: Farida Faricha
  9. Wakil Kepala BGN: Naniek S Dayang
  10. Wakil Kepala BGN: Sonny Sanjaya
  11. Ketua LKPP: Sarah Sadiqa
  12. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
  13. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/ Kepala BPMI Muchtarudiin
  14. Menteri Koperasi Ferry Juliantono
  15. Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf
  16. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak

Jejak Reshuffle Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto di 2025

  • 7 Februari 2025: Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut Presiden Prabowo memberikan sinyal 'warning' terhadap para menteri di Kabinet Merah Putih.
  • 19 Februari 2025: Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet pertamanya di Istana Kepresidenan, Jakarta. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro digantikan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi adanya pelantikan beberapa pejabat sore itu.
  • 23 Mei 2025: Istana Kepresidenan menegaskan belum ada pembahasan terkait perombakan kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto, meskipun isu reshuffle kembali mencuat.
  • 11 Juni 2025: Pengamat menilai Presiden Prabowo Subianto telah memiliki cukup data untuk melakukan reshuffle kabinet setelah lebih dari enam bulan menjabat.
  • 12 Juni 2025: Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada rencana untuk melakukan reshuffle kabinet karena menilai kinerja menterinya baik.
  • 7 Agustus 2025: Istana Kepresidenan, melalui Hasan, menegaskan Kabinet Merah Putih solid di tengah isu reshuffle.
  • 21 Agustus 2025: Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan, yang kemudian memicu pemecatan oleh Presiden Prabowo.
  • 8 September 2025 sore: Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan Kabinet Merah Putih. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan penggantian lima menteri dan pembentukan satu kementerian baru dalam konferensi pers di Kantor Presiden. Sejumlah tokoh juga terlihat tiba di Istana Kepresidenan, mengindikasikan pelantikan akan segera dilakukan.

Penyebab dan Dampak Reshuffle

Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan bahwa perombakan kabinet ini didasari oleh berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Presiden. Selain itu, beberapa faktor lain yang disinyalir menjadi pemicu antara lain kebutuhan Presiden Prabowo untuk menyelaraskan visi dan langkah seluruh jajaran pemerintah dalam menjalankan program nasional. Isu reshuffle juga menguat setelah gelombang demonstrasi besar-besaran dan tuntutan rakyat, serta kasus hukum yang melibatkan pejabat kementerian, seperti penangkapan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer oleh KPK.

Sementara itu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menuturkan, dinamika pergantian Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan menyebabkan IHSG langsung berada di zona merah dari zona positif.

“Dinamika pergantian Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan membuat pasar melakukan aksi jual,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Respon dan Pernyataan Resmi Pihak Terkait

Menpora, Dito Ariotedjo berpamitan melalui stories akun Instagramnya, @ditoariotedjo, pada Senin (8/9/2025) terkait kabar dirinya di-reshuffle dari kursi Kementerian Pemuda dan Olahraga. Dia berterima kasih kepada semua pihak yang telah memajukan dunia olahraga dan pemuda.

"Terima kasih untuk semua yang sudah jalan bersama berusaha membuat perubahan di pemuda dan olahraga Indonesia," ujar Dito.

"Semoga dilanjutkan penerus selanjutnya," jelas Dito.

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menanggapi kabar adanya perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih

Di kantornya, Airlangga tampak mengenakan setelan jas lengkap, dasi biru muda, dan peci saat bersiap menuju Istana Presiden. Dia hanya meminta awak media untuk menunggu pengumuman resmi dari Istana.

"Saya mau ke Istana. Kita tunggu saja (kabar soal reshuffle)," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (8/9).

Di Selasa (9/9/2025), Sri Mulyani Indrawati secara resmi berpamitan dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Ia menekankan bahwa manusia tidak luput dari kekurangan, sembari menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak.

“Tidak ada gading yang tidak rusak, tidak ada gading yang tidak retak, tidak ada manusia yang sempurna. Pasti dalam menjalankan amanah ada kekurangan, ada kehilapan. Dan untuk itu saya dengan rendah hati memohon maaf,” kata Sri Mulyani dalam Serah Terima Jabatan Menkeu kepada Purbaya Yudhi Sadewa, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6