Jabat KSP, Dudung Bakal Buka Saluran Pengaduan 24 Jam Tampung Keluhan Masyarakat

Dudung Abdurachman resmi menjabat KSP dan berkomitmen mempercepat program prioritas Presiden Prabowo serta membuka pengaduan publik 24 jam.

Diterbitkan 27 April 2026, 20:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • KSP Dudung Abdurachman berkomitmen kawal program strategis Presiden Prabowo.
  • KSP akan jadi penghubung masyarakat-pemerintah, buka pengaduan 24 jam.
  • KSP awasi program kementerian, pangkas birokrasi, libatkan masyarakat.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan program strategis nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Dudung usai dilantik sebagai KSP dalam perombakan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).

"Terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas penunjukan saya sebagai Kepala Staf Presidenan, tentunya tugas-tugas ke depan bagaimana menyukseskan program strategis nasional dan untuk memastikan program unggulan Bapak Presiden sehingga bisa secara tuntas dan cepat," ujar Dudung.

Ia menyebut Kantor Staf Presiden akan difokuskan sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah, termasuk membuka saluran pengaduan publik selama 24 jam.

"Selanjutnya juga, sebagai KSP tentunya nanti saya sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah sehingga apa yang menjadi keluhan-keluhan ini saya akan buka 24 jam laporan-laporan dari masyarakat," katanya.

Dudung juga menekankan pentingnya fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program kementerian dan lembaga, termasuk koordinasi dengan pemerintah daerah guna mencegah hambatan birokrasi.

"Termasuk mengevaluasi dan memonitor program-program kementerian dan lembaga, termasuk bekerjasama dengan kementerian dan pemerintah-pemerintah daerah sehingga jangan sampai ada hal-hal yang menjadi prioritas Presiden kemudian terjadi masalah-masalah birokrasi nanti kita pangkas birokrasi," tuturnya.

Ia turut mengajak masyarakat dan lembaga terkait untuk berperan aktif dalam pengawasan, termasuk melalui inspeksi mendadak (sidak), serta menegaskan kesiapan mengambil tindakan tegas jika ditemukan program yang tidak berjalan sesuai target.

"Dan sekali lagi saya mohon bantuan untuk kerjasama dengan seluruh masyarakat dan seluruh kelembagaan apabila ada hal-hal yang program-program KSP yang tidak berjalan dengan semestinya nanti kita akan sidak dan kita tuntaskan dengan lain," tegas Dudung.

Prabowo Reshuffle Kabinet, Lantik Sejumlah Wajah Baru

Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin (27/4/2026) dan melantik sejumlah pejabat negara di Istana Negara.

Dalam perombakan tersebut, Dudung ditunjuk sebagai KSP menggantikan M. Qodari. Qodari kemudian menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI menggantikan Angga Raka Prabowo.

Selain itu, Jumhur Hidayat dilantik menjadi Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq, yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Pangan.

Presiden juga melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, serta Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Nasional menggantikan Sahat Manaor Panggabean.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6