Kondisi Terkini Demo 28 Agustus di Depan DPR: Beton Pembatas Jalan Porak-Poranda

Berdasarkan pantuan Liputan6.com, suasana di depan Gedung DPR terlihat berantakan. Pembatas jalan yang semula berjejer rapi, nampak dibongkar paksa.

Diperbarui 28 Agustus 2025, 16:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Aksi mahasiswa di DPR ricuh, polisi pukul mundur massa ke dua arah.
  • Massa menutup tol, membakar ban, dan melempar benda keras ke gedung DPR.
  • Polisi meminta massa tertib, tidak anarkis, dan menghentikan pelemparan.

Liputan6.com, Jakarta - Aksi mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8/2025) berujung ricuh. Polisi memukul mundur massa ke dua arah. Massa dari Gerbang Pancasila diarahkan ke Tomang/Grogol, sementara dari depan Gedung DPR digiring ke kawasan Senayan Park

Berdasarkan pantuan Liputan6.com, suasana di depan Gedung DPR terlihat berantakan. Pembatas jalan yang semula berjejer rapi, nampak dibongkar paksa.

Pembatas jalan beton yang memisahkan jalur Transjakarta dan jalur umum nampak tidak beraturan. Sebagian beton pembatas jatuh, yang lainnya nampak berpindah tempat cukup jauh. 

Sebelumnya, massa sempat menutup Tol dalam kota arah Slipi dan Cawang. Tindakan itu membuat kendaraan pun tertahan dan tak bisa melintas.

Polisi pun melakukan upaya mengurai kemacetan kendaraan dengan  memutarbalikkan kendaraan yang mengarah ke Slipi ke arah Semanggi.

Sementara itu, kondisi cuaca kini tampak hujan. Polisi masih melakukan upaya pencegahan massa dengan meminta agar tidak ada tindakan anarkis.

Demo Ricuh Bukan Massa Buruh

Sebelumnya Usai massa buruh membubarkan diri, ratusan orang tampak datang dan memenuhi area depan gerbang DPR.

Mereka pun langsung melakukan sejumlah tindakan anarkis, seperti membakar ban, plastik dan beberapa benda plastik. Massa juga melemparkan botol atau sejumlah benda keras ke arah gedung DPR yang dijaga ketat aparat kepolisian.

Tak hanya itu, massa juga terlihat membakar sejumlah spanduk yang berisikan tuntutan buruh ke DPR. Sejumlah orasi yang berisikan umpatan dan tuntutan ke DPR juga disuarakan oleh massa pendemo.

Aksi massa ini mendapatkan respons dari aparat kepolisian yang melakukan pengamanan. Polisi meminta agar massa tidak melakukan tindakan anarkis seperti melempar botol atau memanjat pagar. 

“Tolong adik-adik agar tertib. Sampaikan aspirasi dengan sewajarnya. Tidak melakukan tindakan anarkis. Tolong jangan ada yang melempar. Yang memanjat tolong turun,” tegas salah seorang anggota polisi melalui pengeras suara. 

Dalam aksi itu, massa juga tampak membakar petasan. Polisi pun kembali meminta agar tindakan itu dihentikan. Hingga saat ini, aksi massa masih berlanjut

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    DPR adalah lembaga legislatif yang anggotanya terdiri dri anggota partai politik terpilih dari hasil pemilu.
    DPR
  • Berbagai aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026, melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat dengan tuntutan beragam serta lokasi yang berbeda.
    Berbagai aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026, melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat dengan tuntutan beragam serta lokasi yang berbeda.
    Demo
  • demo dpr
  • Gedung DPR/MPR