Presiden Prabowo: Bupati Baru Harusnya Ditatar di Kamp Tentara, Jangan Hotel Bintang Lima

Sekitar 80 persen bupati di Indonesia masih berstatus baru. Karena itu perlu belajar cepat dalam menjalankan roda pemerintahan.

Diperbarui 28 Agustus 2025, 14:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo usulkan bupati baru dilatih di kamp tentara, bukan hotel mewah.
  • Pelatihan ini bertujuan membentuk mental kepemimpinan yang kuat bagi bupati baru.
  • Sekitar 80% bupati baru tanpa pengalaman butuh arahan dan bantuan pusat.

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menyampaikan usulan agar pelatihan bagi para bupati baru sebaiknya tidak dilakukan di hotel berbintang lima. Menurutnya, mereka perlu ditatar di kamp tentara agar terbentuk mental kepemimpinan yang kuat.

"Tatar para bupati di kamp tentara. Kalau perlu jangan di hotel bintang lima," katanya saat menyampaikan pidato arahan di acara Apkasi Otonomi Expo 2025, Tangerang, Kamis (28/8/2025).

80 Persen Bupati Baru

Dari catatan Prabowo, sekitar 80 persen bupati di Indonesia masih berstatus baru. Karena itu perlu belajar cepat dalam menjalankan roda pemerintahan.

Kepala Negara juga mengarahkan agar para bupati tidak sungkan meminta bantuan maupun arahan dari pemerintah pusat, termasuk kepada Menteri Dalam Negeri untuk menghadapi persoalan di tengah masyarakat.

Kepala Negara bersedia mengalokasikan anggaran pemerintah untuk membantu merealisasikan program pelatihan kepala daerah.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melaporkan sekitar 80 persen kepala daerah hasil Pilkada terakhir merupakan wajah baru tanpa pengalaman memimpin, sehingga dinilai membutuhkan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Dari total 548 kepala daerah yang telah dilantik hingga Februari 2025, hanya 20 persen yang memiliki pengalaman menjabat di tingkat eksekutif daerah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6