Dasco Tanggapi Demo di DPR: Kita Akan Terima dan Lakukan Introspeksi ke Dalam

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta pendemo yang melakukan unjuk rasa di Gedung DPR RI, Senin (25/8/2025) untuk tertib dan tak melanggar aturan.

Diperbarui 26 Agustus 2025, 10:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • DPR menghormati hak demo, meminta pendemo tertib dan tidak melanggar aturan.
  • Wakil Ketua DPR Dasco delegasikan anggota temui pendemo karena ada kegiatan lain.
  • Demo di DPR ricuh, polisi gunakan meriam air dan gas air mata halau massa.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta pendemo yang melakukan unjuk rasa di Gedung DPR RI, Senin (25/8/2025) untuk tertib dan tak melanggar aturan dalam menyampaikan aspirasi maupun pendapat. Dia mengatakan DPR menerima aspirasi yang disampaikan dan akan melakukan introspeksi ke dalam.

"Pada dasarnya kita menghormati hak untuk berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat dan tentunya menyuarakan aspirasi kepada DPR RI. Kita akan terima dengan baik dan kita akan lakukan introspeksi-introspeksi ke dalam," jelas Dasco di Istana Negara Jakarta, Senin (25/8/2025)

"Namun kami imbau kepada para masyarakat ataupun adik-adik yang menunjukkan aspirasi kepada negara agar tertib melalui aturan yang berlaku," sambungnya.

Dia mengaku sudah meminta anggota DPR untuk menemui pendemo. Sebab, Dasco saat ini memiliki kegiatan di Istana Negara untuk menerima tanda kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Saya kebetulan disini kita sudah delegasikan kepada kawan-kawan yang stand by di DPR demikian," ujar Dasco.

 

Demo DPR Ricuh

Sebelumnya, Demo di DPR berakhir ricuh. Polisi menembakkan meriam air (water cannon) untuk menghalau massa aksi yang mulai anarki dengan melempari petugas.

Pantauan di lokasi sekitar jam 12.50 WIB, polisi memukul mundur massa aksi dengan menyisir Jalan Gatot Subroto.

Petugas juga terus mengimbau kepada massa aksi untuk mundur dan meninggalkan lokasi aksi karena situasi sudah tidak kondusif.

 

Tembakkan Gas Air Mata

Massa yang terdesak terus mundur perlahan dan meninggalkan lokasi demo dengan mencoba melemparkan barang yang ada kepada petugas.

Selain menembakkan meriam air, petugas juga menembakkan gas air mata untuk menghalau para pengunjuk rasa. Saat ini para pengunjuk rasa telah dipukul mundur mengarah ke Jalan Gerbang Pemuda.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6