3 Pohon Buah Berbiji yang Relatif Mudah Dibudidayakan di Rumah

Terdapat tiga pohon buah berbiji yang relatif mudah dibudidayakan di rumah, plum masuk kategori.

Diterbitkan 27 Juni 2026, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menanam pohon buah dari kelompok buah berbiji dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus memberikan hasil panen untuk dinikmati sendiri. Buah berbiji merupakan jenis buah yang memiliki daging buah di bagian luar dan biji keras berukuran besar di bagian tengah yang melindungi benih.

Kelompok buah ini mencakup beberapa jenis yang populer, seperti persik, plum, ceri, aprikot, dan nektarin. Namun, tidak semua buah berbiji memiliki tingkat perawatan yang sama karena sebagian lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit dibandingkan yang lain.

Bagi pekebun pemula, memilih varietas yang mudah dirawat dapat meningkatkan peluang keberhasilan panen. Berikut beberapa pohon buah berbiji yang relatif mudah dibudidayakan di rumah, dihimpun Liputan6.com dari kanal Martha Stewart, Kamis (25/6/2026).

1. Ceri Asam (Prunus cerasus)

Ceri asam merupakan salah satu pilihan terbaik untuk kebun rumah, terutama pada lahan yang tidak terlalu luas. Melansir dari kanal Martha Stewart, dikatakan James Foster dari Nature Plus Services, ceri manis memang lezat, tapi bisa jadi lebih merepotkan, dan burung-burung sering kali lebih dulu memakannya, sehingga ceri asam jauh lebih praktis bagi para pekebun rumahan. Buah ini cocok untuk memasak, membuat pai, selai, dan saus, jadi memang bukan pilihan pertama yang terlintas di benak orang—tapi justru sering kali menjadi pilihan yang paling tepat.

Buah ceri asam banyak dimanfaatkan untuk berbagai olahan, seperti pai, selai, saus, dan aneka hidangan lainnya. Meskipun tidak sepopuler ceri manis untuk dikonsumsi langsung, ceri asam memiliki produktivitas yang baik dan cocok untuk kebutuhan rumah tangga.

Keunggulan lain dari ceri asam adalah kemampuannya beradaptasi dengan kondisi cahaya yang sedikit lebih rendah dibandingkan sebagian besar buah berbiji lainnya. Tanaman ini juga dapat dibentuk tumbuh menempel pada pagar atau dinding, sehingga cocok untuk kebun berukuran kecil dan memudahkan proses perawatan maupun panen.

2. Plum (Prunus domestica)

Plum dikenal sebagai pohon buah yang produktif sekaligus memiliki nilai estetika tinggi. Selain menghasilkan buah, pohon ini juga memiliki bentuk tajuk yang menarik dan bunga yang cantik saat musim berbunga tiba.

Pohon plum relatif mudah dirawat selama ditanam pada lokasi yang sesuai. Tanaman ini sebaiknya tidak ditempatkan di area yang terlalu lembap, dingin, atau memiliki drainase buruk karena kondisi tersebut dapat menghambat pertumbuhannya.

Untuk pekarangan terbatas, varietas plum yang dapat melakukan penyerbukan sendiri menjadi pilihan yang lebih praktis. Selain itu, pemilihan batang bawah yang tepat juga penting karena akan memengaruhi ukuran akhir pohon. Pada masa awal pertumbuhan, pohon perlu mendapatkan penyiraman yang cukup, pemberian mulsa, serta area pangkal yang bebas dari rumput dan gulma.

3. Nektarin (Prunus persica var. nucipersica)

Nektarin termasuk buah berbiji yang cukup ramah bagi pemula meskipun tingkat perawatannya sedikit lebih tinggi dibandingkan plum dan ceri asam. Salah satu kelebihannya adalah kemampuan melakukan penyerbukan sendiri sehingga tidak memerlukan pohon pasangan untuk menghasilkan buah.

Buah ini memiliki kulit halus tanpa bulu, berbeda dengan persik yang masih satu keluarga. Karakteristik tersebut membuat nektarin lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit jamur karena tidak memiliki lapisan pelindung alami seperti yang dimiliki persik.

Agar tanaman tetap sehat dan produktif, nektarin memerlukan pemangkasan rutin untuk menjaga sirkulasi udara serta pengendalian hama dan penyakit secara berkala. Dengan perawatan yang tepat, pohon ini mampu menghasilkan buah yang manis dan melimpah.

Tips Perawatan Pohon Buah Berbiji

Keberhasilan menanam buah berbiji sangat dipengaruhi oleh pemilihan varietas yang sesuai dengan kondisi iklim setempat, terutama kebutuhan jam dingin atau chilling hours. Setiap varietas memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga penting untuk memilih jenis yang cocok dengan wilayah tempat tinggal.

Secara umum, pohon buah berbiji tumbuh optimal di lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh, memiliki tanah yang subur, berdrainase baik, dan sedikit asam. Sirkulasi udara yang baik juga diperlukan untuk mengurangi risiko serangan hama dan penyakit, sehingga pemangkasan perlu dilakukan secara rutin untuk menjaga tajuk tetap terbuka.

Beberapa langkah perawatan yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan pohon dan meningkatkan produksi buah meliputi:

  • Melakukan pemangkasan setiap akhir musim dingin atau awal musim tanam.
  • Memberikan pupuk pada musim semi sesuai kebutuhan tanaman.
  • Melakukan penyiraman mendalam selama musim kemarau atau cuaca panas berkepanjangan.
  • Menjarangkan buah jika jumlahnya terlalu banyak agar kualitas hasil panen lebih baik.
  • Memantau secara rutin kemungkinan serangan hama dan penyakit, termasuk busuk buah dan serangga pengganggu lainnya.

Dengan pemilihan varietas yang tepat serta perawatan yang konsisten, pohon buah berbiji dapat tumbuh sehat dan menghasilkan panen yang melimpah di pekarangan rumah.

Pertanyaan Seputar Pohon Buah Berbiji yang Relatif Mudah Dibudidayakan di Rumah

1. Apa yang dimaksud dengan buah berbiji?

Buah berbiji adalah kelompok buah yang memiliki daging buah di bagian luar dan biji keras berukuran besar di bagian tengah. Contohnya antara lain ceri, plum, persik, aprikot, dan nektarin.

2. Mengapa ceri asam lebih mudah ditanam dibandingkan ceri manis?

Ceri asam cenderung lebih mudah dirawat karena lebih toleran terhadap kondisi cahaya yang tidak terlalu optimal dan tidak terlalu menarik bagi burung dibandingkan ceri manis. Selain itu, tanaman ini cocok untuk lahan terbatas dan dapat dibentuk tumbuh pada pagar atau dinding.

3. Apakah pohon plum cocok untuk pekarangan yang sempit?

Ya, pohon plum dapat menjadi pilihan untuk pekarangan terbatas, terutama jika memilih varietas yang dapat melakukan penyerbukan sendiri. Pemilihan batang bawah yang tepat juga penting untuk mengontrol ukuran pohon agar tetap sesuai dengan ruang yang tersedia.

4. Apa tantangan utama dalam menanam nektarin?

Nektarin lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit jamur karena tidak memiliki lapisan kulit berbulu seperti persik. Oleh karena itu, tanaman ini memerlukan pemangkasan rutin dan pemantauan berkala untuk menjaga kesehatan serta produktivitasnya.

5. Bagaimana cara merawat pohon buah berbiji agar berbuah optimal?

Pohon buah berbiji membutuhkan sinar matahari penuh, tanah yang memiliki drainase baik, serta sirkulasi udara yang cukup. Selain itu, perawatan seperti pemangkasan rutin, pemupukan, penyiraman saat musim kering, penjarangan buah, dan pengendalian hama perlu dilakukan secara konsisten untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6