Liputan6.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta akan menghadapi PSS Sleman dalam Derby DIY pada musim BRI Super League 2026/2027. Laga ini disambut antusias pelatih PSS, Pieter Huistra, yang menilai pertemuan tersebut istimewa karena kembali terjadi di kasta tertinggi.
Selain atmosfer rivalitas, duel nanti juga mempertemukan dua pelatih asal Belanda. PSS dikomandoi Pieter Huistra, sementara PSIM berada di bawah arahan Jean-Paul van Gastel.
PSIM berstatus tuan rumah pada pertemuan putaran pertama. Detail jadwal dan lokasi pertandingan telah ditetapkan panitia kompetisi.
Jadwal dan Venue Derby DIY
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5160338/original/013099800_1741791112-WhatsApp_Image_2025-03-12_at_21.24.46.jpeg)
Derby DIY putaran pertama dijadwalkan berlangsung pada 10 Desember 2026 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. Kick-off ditetapkan pukul 15.30 WIB.
PSIM akan tampil di hadapan pendukung sendiri pada laga ini. PSS datang sebagai tim tamu dengan misi mencuri poin dalam persaingan papan atas musim baru.
PSS kembali ke kasta teratas dengan status runner-up Championship 2025/2026. Adapun PSIM lebih dulu promosi ke Super League setelah menjuarai Liga 2 2024/2025.
Berharap Ada Suporter
Pieter Huistra menegaskan kesiapan timnya untuk menghadapi rival sekota. Ia menilai Derby DIY musim depan adalah momen spesial karena kembali tersaji di level tertinggi.
"Ya, tahun ini kita punya derby yang sesungguhnya. Jadi ini selalu menjadi pertandingan yang spesial. Kita harus siap untuk laga ini, tentu saja," ujar Pieter Huistra, Selasa (11/8/2026).
Huistra juga menyampaikan harapan agar pertandingan dapat dihadiri suporter. Namun ia memahami kewenangan penuh ada pada otoritas terkait.
"Kalau terserah saya, ya pasti. Tapi tentu saja pihak kepolisian dan Bupati. Keputusan akhir selalu ada di tangan mereka," kata mantan juru latih Borneo FC tersebut.
"Dan mereka bertanggung jawab atas keselamatan semua orang. Jadi apa pun yang mereka putuskan, harus kita hormati," sambung Huistra.
Kehadiran penonton diyakini dapat mengangkat atmosfer laga. Derby DIY memang menjadi salah satu duel yang paling dinantikan publik sepak bola Yogyakarta.
Huistra vs Van Gastel, Rekan Senegara
Partai ini kian menarik karena mempertemukan dua pelatih asal Belanda. PSS ditangani Pieter Huistra, arsitek tim berusia 59 tahun, sedangkan PSIM dibesut Jean-Paul van Gastel.
Huistra mengaku memiliki hubungan baik dengan Van Gastel dan cukup sering berkomunikasi di luar pertandingan. Namun, persahabatan itu dikesampingkan saat peluit kick-off berbunyi.
"Tidak tentang ini, tapi saya memang berbicara dengannya. Dia teman yang baik, rekan kerja yang baik. Tapi saat kita bertanding melawan satu sama lain, tentu kita berdua sama-sama ingin menang. Saya ingin menang, itu sudah pasti," ucapnya.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321375/original/053314000_1786440887-cek_fakta_-_cpns_menpan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312818/original/023895500_1785560927-WhatsApp_Image_2026-08-01_at_12.01.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5134529/original/089698800_1739622825-20250215-Prabowo-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4804864/original/058141600_1713412064-cek_fakta_atm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5138768/original/094058100_1740040047-IMG-20250219-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3427210/original/066491800_1618285118-IMG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3087804/original/094657900_1585401066-DSC_6489_1546093397486.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490959/original/054160200_1770034800-20260122AA_GIilberto_SIlva-09.jpg)