AirAsia X Buka Rute Langsung Kuala Lumpur - Istanbul Mulai 14 November 2025

Benyamin menegaskan, rute baru ini memperkuat jaringan AirAsia, membuka peluang kolaborasi bisnis, dan menghadirkan konektivitas jarak menengah lintas benua dengan harga terjangkau.

Diperbarui 12 Agustus 2025, 20:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • AirAsia X membuka rute langsung Kuala Lumpur–Istanbul mulai 14 November 2025.
  • Rute ini strategis, menghubungkan Asia-Eropa dan membuka peluang bisnis baru.
  • Koneksi baru ini memperkuat kemitraan Malaysia-Turki dan mendorong pariwisata.

Liputan6.com, Jakarta - Maskapai AirAsia X (AAX), anak perusahaan grup AirAsia yang mengoperasikan Airbus A330, mengumumkan pembukaan rute langsung Kuala Lumpur–Istanbul mulai 14 November 2025.

Penerbangan akan dilakukan empat kali seminggu, menandai ekspansi strategis AAX ke pasar Eropa.

CEO AirAsia X, Benyamin Ismail, mengatakan Istanbul merupakan destinasi impian banyak penumpang dan memiliki posisi unik sebagai kota yang membentang di dua benua, Asia dan Eropa.

"Istanbul selalu menjadi destinasi impian bagi banyak tamu kami, dan peluncurannya menjadi momen membanggakan dalam perjalanan kami membangun kembali lebih kuat dari sebelumnya," ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Benyamin menegaskan, rute baru ini memperkuat jaringan AirAsia, membuka peluang kolaborasi bisnis, dan menghadirkan konektivitas jarak menengah lintas benua dengan harga terjangkau.

"Ini adalah keputusan strategis yang memperluas akses pengalaman baru bagi wisatawan di seluruh dunia," katanya.

Dukungan datang dari Duta Besar Republik Türkiye untuk Malaysia, Emir Salim Yüksel, yang menyebut koneksi baru ini akan memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif antara Malaysia dan Turki.

"Koneksi baru ini tidak hanya meningkatkan pariwisata, tetapi juga hubungan bisnis, kolaborasi industri, pendidikan, inovasi, dan interaksi antar masyarakat," ujarnya.

 

Dorong Kunjungan Wisata Indonesia ke Turki

AirAsia X akan beroperasi melalui Bandara Internasional Sabiha Gökçen (SAW) di Istanbul, hub utama yang terhubung ke lebih dari 117 destinasi internasional dan 40 domestik.

Jaringan tersebut memungkinkan wisatawan dari Asia Tenggara terhubung ke Eropa, sekaligus memudahkan penumpang dari Turki dan sekitarnya menjelajahi Asia melalui 130 destinasi AirAsia.

Rute ini juga diharapkan mendorong kunjungan wisatawan Turki ke Indonesia, terlebih setelah kebijakan bebas visa 30 hari diberlakukan sejak 3 Juli 2025. Tahun 2024, tercatat lebih dari 50.000 kunjungan wisatawan Turki ke Indonesia.

Istanbul menawarkan daya tarik beragam, dari landmark ikonik seperti Masjid Biru, Hagia Sophia, dan Istana Topkapi, hingga pasar tradisional Grand Bazaar dan Spice Market, menjadikannya salah satu destinasi paling memikat di dunia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6