Momen Mensesneg Menangis saat Ceritakan Chelsea, Siswi Sekolah Rakyat yang Idap Penyakit Langka

Air mata Prasetyo jatuh saat melihat tayangan video Chelsea dari ponsel miliknya. Matanya merah dan berkaca-kaca. Dia mengambil beberapa lembar tissue untuk menyeka air matanya.

Diterbitkan 05 Agustus 2025, 22:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mensesneg terharu dengan Chelsea, anak 9 tahun dengan kelainan tulang langka.
  • Chelsea harus ke Jerman untuk berobat, menunggu berat badan mencukupi.
  • Berkat Presiden Prabowo, Chelsea bisa sekolah; salam untuk Naila juga.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi tak mampu membendung air matanya saat menceritakan Chelsea Gracia, seorang anak perempuan berusia 9 tahun yang mengidap kelainan tulang langka. Chelsea merupakan salah satu siswi Sekolah Rakyat di Jakarta.

Air mata Prasetyo jatuh saat melihat tayangan video Chelsea dari ponsel miliknya. Matanya merah dan berkaca-kaca. Dia mengambil beberapa lembar tissue untuk menyeka air matanya.

Sambil menahan air mata, Prasetyo menceritakan Chelsea sedang mengidap penyakit yang sangat langka. Dia menyebut penyakit Chelsea hanya bisa diobati di Jerman.

"Salam untuk adik kita Chelsea di Jakarta Selatan, yang menderita penyakit yang sangat langka yang hanya bisa diobati, kita bawa ke Jerman, karena Jerman yang memiliki teknologi itu," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Dia menyampaikan perjalanan Chelsea untuk menjalani pengobatan di Jerman tidaklah mudah. Chelsea harus menaikkan berat badannya terlebih dahulu sebelum berangkat ke Jerman.

"Dia harus, berat badannya harus ada minimalnya dulu supaya bisa kita bawa ke Jerman karena ya memang seperti itu medisnya," tutur Prasetyo dengan suara lirih dan menahan tangis.

"Karena kemarin sempat balik dulu supaya gizinya terpenuhi, sempat home schooling (sekolah di rumah)," sambungnya.

 

Bersyukur Bisa Sekolah

Prasetyo bersyukur Chelsea saat ini sudah bisa bersekolah di Sekolah Rakyat. Menurut dia, hal ini berkat atensi dari Presiden Prabowo Subianto.

"Tapi Alhamdulillah setelah beberapa bulan atas atensi oleh Bapak Presiden adik Chelsea sekrang sudah bisa ke sekolah," ujar dia.

Selain Chelsea, Prasetyo juga menitipkan salam siswi Sekolah Rakyat lainnya bernama Naila. Adapun Naila merupakan anak perempuan asal Makassar Sulawesi Selatan berusia 12 tahun, yang menerima beasiswa Sekolah Rakyat.

"Salam untuk Naila yang masih bisa tersenyum dalam kondisi keluarga yang yang sangat sulit, salam hormat juga untuk Chelsea. Untuk Chelsea dan Naila," jelas Prasetyo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6