Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kadernya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Instruksi itu disampaikan saat Kongres PDIP di Bali Kamis (31/7/2025). Keesokan harinya, Jumat (1/8/2025), Presiden Prabowo mengeluarkan Keppres amnesti untuk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Spekulasi mengenai drama politik pun muncul di balik pemberian amnesti untuk Hasto. Baik PDIP dan Gerindra kompak menepis adanya deal politik di balik dua peristiwa tersebut.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco kembali menegaskan, amnesti untuk Hasto tidak terkait pemberian dukungan dari PDIP pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Advertisement
“ Saya pikir tidak ada kaitannya. Karena memang jauh dari sebelum acara di Bali, dalam beberapa pertemuan, Bu Mega sudah menyampaikan juga bahwa program-program yang baik tentunya Akan didukung oleh PDIP Dan kemudian PDIP juga akan memberikan saran dan masukan untuk hal yang mungkin belum pas,” tegas Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/8/2025).
Dukungan PDIP Sudah Lama
Wakil Ketua DPR menuturkan, dukungan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri kepada Presiden Prabowo sudah dilakukan sejak lama. Bahkan sebelum kongres PDIP ke VI kemarin.
“Karena memang jauh dari sebelum acara di Bali, dalam beberapa pertemuan, Bu Mega sudah menyampaikan juga bahwa program-program yang baik tentunya Akan didukung oleh PDIP Dan kemudian PDIP juga akan memberikan saran dan masukan untuk hal yang mungkin belum pas,” kata dia.
Partai Gerindra menyambut baik dukungan yang diberikan PDIP pada pemerintah. Menurutnya, dukungan itu positif karena bukan berarti meniadakan kritik untuk pemerintah. Dengan kata lain, sesuai sikap yang disampaikan Megawati, PDIP sebagai penyeimbang.
“Ada kritik membangun dan hal itu yang diperlukan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran, Sehingga kemudian pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan dapat mencapai tujuannya,” ungkapnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241515/original/091072200_1748962138-megawati2.jpg)
Advertisement
Sikap Politik PDIP
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepada seluruh kader untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto.
Hal ini disampaikan Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus di Nusa Dua, Bali, Kamis (31/7/2025). Deddy mengatakan Megawati ingin agar kader mendukung segala program pemerintah yang prorakyat.
"Ibu (Megawati Soekarnoputri) menegaskan bahwa kita mendukung pemerintah. Mendukung dalam artian semua upaya yang dilakukan pemerintah yang positif dalam rangka menjaga negara, bangsa dan masyarakat ini supaya bisa melalui berbagai kondisi yang kurang baik saat ini," ujar Deddy.
Dalam pidatonya di penutupan Kongres ke VI PDIP, Megawati mengungkapkan, partai berlambang banteng moncong putih tidak akan berposisi sebagai oposisi. Menurutnya, di Indonesia bukanlah menganut sistem parlementer melainkan presidensial yang tak mengenal oposisi.
Meski demikian, dia menegaskan, PDIP tidak sekadar membangun koalisi kekuasaan. PDIP akan berperan sebagai penyeimbang konstitusional yang kritis terhadap kebijakan pemerintahan Prabowo.
“Kita adalah partai ideologis, yang berdiri di atas kebenaran berpihak pada rakyat dan bersikap tegas sebagai penyeimbang demi menjaga arah pembangunan nasional, tetap berada rel konstitusi dan kepentingan rakyat banyak,” kata Megawati.
"Kita tidak berada di dalam kabinet, tetapi juga tidak memilih jalur oposisi. Peran kita adalah memastikan pembangunan nasional tetap pada rel konstitusi," sambung dia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302071/original/087516500_1753980919-WhatsApp_Image_2025-07-31_at_23.15.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1263326/original/065462500_1465874248-Megawati.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1415215/original/041923000_1479931794-Gerindra.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559079/original/084227000_1776509555-96835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256906/original/046879200_1781175775-IMG_5827.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304734/original/047116600_1784743705-58328.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303415/original/065037700_1784630628-IMG_9312.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302431/original/067491600_1784548210-WhatsApp_Image_2026-07-20_at_18.21.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295569/original/015075900_1783933753-05e203fa-410e-4d72-bc99-0e2d24aafc1d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295095/original/065904500_1783913080-743777398_1559682688863011_6382925256752895219_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293202/original/092739600_1783677313-WhatsApp_Image_2026-07-10_at_15.25.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292848/original/046020500_1783661922-WhatsApp_Image_2026-07-10_at_10.40.32.jpeg)