Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berbenah untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Salah satu fokusnya adalah penyediaan air bersih yang lebih merata dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan PAM Jaya sebagai BUMD yang mengelola air bersih di Jakarta, upaya peningkatan cakupan layanan air bersih makin menunjukkan hasil nyata dan dirasakan masyarakat luas.
Hal ini tercermin dari suplai air pelanggan di Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara yang mengalir bertahap setelah dilakukan pekerjaan rekayasa air di pipa jaringan. Pekerjaan ini mencakup pemindahan input suplai air di pipa jaringan, dari sebelumnya diameter 63 mm ke diameter 200 mm, untuk menambah suplai air dan optimalisasi tekanan pipa jaringan.
Warga Penjaringan, Dedi Permana, berharap air PAM dapat terus mengalir dengan lancar.
Advertisement
"Kualitas air sudah cukup bagus. Lumayan pak, udah mulai jernih dan tekanan kencang, bagus normal. Harapan saya selanjutnya semoga air ini nyala terus," kata Dadi Permana.
"Semoga PAM lancar terus, air mengalir terus dengan deras," tambahnya.
Komsatun, warga Kapuk Muara, juga memiliki harapan besar air PAM Jaya terus mengalir dengan lancar.
"Airnya bersih, bening, bagus keluarnya, mengalirnya kencang. Semoga lancar terus. Terima kasih buat PAM Jaya, semoga airnya lancar terus," ujarnya.
Dari Air Keruh Jadi Jernih dan Lancar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297625/original/068815500_1753690282-Screen_Shot_2025-07-28_at_15.03.52.jpg)
Peningkatan pengelolaan air bersih yang dilakukan PAM Jaya turut diapresiasi sejumlah warga di kawasan Menteng, Tebet, hingga Pondok Indah.
Tifa, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, mengaku dulu sering kali menghadapi air berbau dan kadang keruh, sehingga harus memasang filter sendiri. Namun, sejak ada perbaikan sambungan air, kualitas air berubah lebih baik.
“Sekarang airnya lebih jernih, nggak bau lagi, dan tekanan airnya juga stabil, bahkan di pagi hari. Saya nggak perlu lagi pakai pompa tambahan," kata Tifa.
Rafi, mahasiswa 20 tahun dari Pondok Indah, juga merasakan perbedaan signifikan setelah sambungan air PAM JAYA menjangkau tempat tinggalnya.
“Dulu airnya agak keruh, jadi hampir semua rumah pasang filter. Rumah sendiri install pre-filter di keran dan sering bersihkan toren,” kata Rafi.
Kini, dengan kualitas air yang lebih bersih dan bebas endapan, ia merasa lebih tenang. “Airnya sudah jauh lebih jernih, saya bahkan mulai jarang pakai filter lagi. Tekanan juga stabil meskipun musim hujan,” ujarnya sembari berharap PAM JAYA bisa terus memperbarui jaringan pipa di kawasan lama dan menjaga transparansi layanan.
Amel, warga di daerah Tebet, Jakarta Selatan juga merasakan perubahan dari pengelolaan air oleh PAM Jaya.
“Dulu airnya sering kuning dan bau. Banyak tetangga terpaksa beli filter rumahan untuk mandi atau cuci piring. Begitu ada peningkatan layanan PAM JAYA, kualitas air langsung terasa. Sekarang airnya jernih, nggak bau, dan enak banget. Warga juga merasa lebih tenang pakainya,” urainya.
Advertisement
PAM Jaya Pasang 34 Ribu Lebih Sambungan Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297626/original/080872700_1753690282-Screen_Shot_2025-07-28_at_15.04.36.jpg)
Sejak pengelolaan air bersih diambil alih sepenuhnya oleh PAM Jaya pada Februari 2023, pertumbuhan sambungan baru meningkat tajam. Tahun 2024, pertumbuhan mencapai 265 persen dibanding tahun sebelumnya. Bulan Januari-Juni 2025, PAM Jaya berhasil melakukan 34.436 sambungan baru menargetkan pencapaian hingga 130 ribu sambungan pada akhir 2025.
Pemprov DKI bersama PAM Jaya juga telah meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III di Jakarta Timur. Gubernur Pramono mengatakan, IPA hadir sebagai wujud pelayanan kepada warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih di Jakarta.
"IPA Buaran ini merupakan instalasi air dengan kapasitas produksi yang cukup tinggi. Saya memberikan target kepada dinas terkait dan Direktur Utama PAM Jaya beserta jajaran, agar pada 2029 seluruh kebutuhan air di Jakarta dapat terpenuhi. Saat ini, cakupan pipanisasi telah mencapai lebih dari 70 persen. Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk terus meningkatkan cakupan layanan air di Jakarta," ujar Gubernur Pramono.
Di sisi lain, PAM Jaya juga terus meningkatkan layanan air bersih di Jakarta dengan membangun jaringan perpipaan di IPA Buaran III, Reskom Tambora, dan Gandaria Utara. Terdapat pula program 20.000 sambungan baru, program KAS (Kartu Air Sehat), sanitasi prima untuk penyedotan septik tank gratis bagi pelanggan, bantuan tandon air gratis, penyediaan water purifier, serta program layanan terbaik satu jam dari PAM Jaya.
“Pada 2029 mendatang, saya berharap kebutuhan air di Jakarta dapat terpenuhi 100 persen. Saya minta kepada PAM Jaya untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan membuktikan komitmen demi tercapainya target tersebut," urai Gubernur Pramono.
IPA Mookervart di Cengkareng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297627/original/091791200_1753690282-Screen_Shot_2025-07-28_at_15.05.04.jpg)
Gubernur Pramono mengapresiasi inovasi PAM JAYA dalam Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mookervart di Jalan Masjid Hasyim Asyhari, Daan Mogot, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.
“Dari air yang gelap dan hitam dari waduk itu, kemudian diproses di atas hingga akhirnya benar-benar bisa diminum. Saya meminta kepada Pak Dirut agar cakupan air bersih di Jakarta terus ditingkatkan dengan cara-cara seperti ini, khususnya di kawasan padat penduduk,” ujar Gubernur Pramono.
IPA Mookervart telah menyuplai air perpipaan untuk warga Jakarta, khususnya di kawasan Rusun Pesakih Daan Mogot, Rusun Pulau Intan, dan Rusun Hutama Karya.
Corporate & Customer Communication Senior Manager PAM Jaya Gatra Vaganza menyampaikan bahwa sambungan baru PAM Jaya berdampak positif pada kualitas hidup warga.
"Akses air yang lebih merata dan terjangkau dapat mendukung kebersihan dan kesehatan, serta membantu penghematan biaya air harian, terutama bagi warga yang sebelumnya mengandalkan sumber air alternatif yang belum tentu aman dan higienis," kata Gatra Vaganza, seperti dikutip dari Antara.
Gatra menyadari bahwa pelaksanaan pekerjaan pembangunan saluran air minum perpipaan, terutama penggalian di sejumlah titik jalan menimbulkan dampak seperti kemacetan dan rekayasa lalu lintas yang sulit dihindari.
"Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalisir gangguan dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelanggan,” tuturnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297628/original/002556900_1753690283-Screen_Shot_2025-07-28_at_15.05.26.jpg)
Di samping pembangunan jaringan pipa baru, Pemprov DKI melalui PAM JAYA meluncurkan Program Kartu Air Sehat (KAS) sebagai salah satu langkah strategis untuk memberikan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan akses air bersih. Dengan menggunakan kartu ini, masyarakat dapat menikmati tarif air yang lebih murah dibandingkan pelanggan biasa. Program KAS efektif diberlakukan mulai Januari 2025 dan berlangsung selama satu tahun dengan evaluasi berkala.
(*)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297624/original/058580600_1753690282-Screen_Shot_2025-07-28_at_15.03.27.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7172419/original/018823900_1779964521-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4849905/original/020917300_1717231862-fd3e10d7-cb95-42a1-967f-ff74cab12b07.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555677/original/092291500_1776177596-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_21.15.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2931855/original/079085700_1570406360-20191007-Air-PAM-di-Kampung-Baru-Kubur-Koja-yang-Keruh-dan-Berbau-IQBAL-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495747/original/004283400_1770425118-20260206_164040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297626/original/080872700_1753690282-Screen_Shot_2025-07-28_at_15.04.36.jpg)