Gibran Tepis Hoaks IKN: Bangun Istana Babat Hutan, Itu Salah

Gibran menegaskan, lokasi pembangunan IKN ialah hutan produksi, khususnya tanaman ekaliptus.

Diterbitkan 25 Juli 2025, 00:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gibran bantah hoaks IKN dibangun dengan membabat hutan.
  • Lokasi IKN adalah hutan produksi tanaman ekaliptus.
  • Pemerintah berkomitmen kembalikan IKN jadi hutan heterogen.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka, berbicara soal kabar bohong atau hoaks terkait Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sempat beredar di tengah masyarakat. Salah satunya, soal anggapan Istana Kepresidenan di IKN yang dibangun dengan membabat hutan.

Hal ini disampaikan Gibran dalam acara Green Impact Festival di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (24/7/2025).

“Dulu itu banyak sekali hoaks-hoaks tentang IKN. Jadi apa, oh membangun istana di tengah hutan? Membabat hutan, itu salah ya,” kata Gibran seperti dilihat dalam unggahan YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia.

Ia menegaskan, lokasi pembangunan IKN ialah hutan produksi, khususnya tanaman ekaliptus. Tanaman itu, kata dia, memang ditebang secara berkala.

“Sudah tahu yang benar gimana? Itu di sana itu ada hutan produksi ekaliptus yang memang setiap 6-7 tahun itu memang dipotong,” ucap Gibran.

 

Komitmen

Gibran menyebut, meskipun IKN dibangun di kawasan hutan produksi, pemerintah memiliki komitmen untuk mengembalikan kawasan tersebut menjadi hutan alami yang lebih beragam.

“Jadi sekarang kita bangun IKN di sana, terus akan kita kembalikan lagi sebagai hutan heterogen dengan pohon-pohon endemik asli Kalimantan,” ujar Gibran.

 

Pohon Endemik

Menurutnya, beberapa jenis pohon endemik yang akan ditanam seperti ulin, meranti, dan engkawang. Semua pohon itu merupakan jenis-jenis pohon khas Kalimantan yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi tinggi.

“Apa yang sudah dilakukan sejauh ini saya kira sudah on track,” ucap dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6