Fakta Baru: Tak Cuma Terlilit Lakban, Begini Kondisi Jasad Diplomat Kemlu saat Ditemukan

korban berada di kamar kosnya nomor 105 Guest House Gondia. Saat itu, kamar dalam keadaan terkunci dari dalam, baik melalui kunci manual dan kunci geser atau slot.

Diperbarui 28 Juli 2025, 11:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Diplomat Kemlu ditemukan tewas di kamar kos dengan wajah tertutup plastik.
  • Kamar terkunci dari dalam, saksi masuk dengan mencongkel jendela.
  • Penemuan berawal dari permintaan istri korban karena tak ada kabar.

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap kondisi saat jenazah Diplomat Kementerian Luar Negeri berinisial ADP (39) ditemukan di kamar kosnya di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, Korban dalam posisi terbaring di atas tempat tidur.

"Korban ditemukan dalam kondisi wajah tertutup plastik, kemudian terlilit lakban berwarna kuning di tempat tidurnya. Kemudian tertutup selimut, korban di atas tempat tidurnya ditemukan dengan keadaan menggunakan kaos dan celana pendek," kata dia di Polda Metro Jaya, Kamis (24/7/2025).

Dia menerangkan, korban berada di kamar kosnya nomor 105 Guest House Gondia. Saat itu, kamar dalam keadaan terkunci dari dalam, baik melalui kunci manual, slot, maupun akses kunci pribadi yang hanya dipegang oleh korban.

"Kondisi kamar atau akses masuk ke kamar ada dua. Pertama pintu, itu dalam kondisi terkunci dari dalam. kedua jendela, jendela juga ditemukan terkunci dari dalam," ucap dia.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh penjaga kos bersama seorang penghuni lain.

 

Saksi Membuka Pintu

Ketika itu, mereka penasaran karena korban tak kunjung menampakkan diri. Terlebih saat itu, ada permintaan dari istri korban untuk mengecek keberadaan suaminya.

"Penjaga kos melaporkan kepada pemilik kos untuk membuka pintu. Dan penjaga kos mengajak salah satu penghuni lain FM untuk membuka atau mengecek kondisi kamar 105," ucap dia.

Atas pertimbangan itu, penjaga kos bersama penghuni lain yang juga saksi dalam kasus ini membuka kamar korban dengan mencongkel jendela, membuka slot, lalu membuka kunci pintu secara manual dari dalam.

"Jadi, penjaga kos dan saksi penghuni kos lainnya FM berupaya masuk ke dalam kamar korban dengan mencongkel jendela, kemudian membuka slot dari dalam, membuka kunci manual, akhirnya pintu berhasil di buka," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6