Liputan6.com, Jakarta Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto menaikkan gaji hakim hingga 280 persen sebagai dorongan agar para hakim tidak ikut campur alias cawe-cawe dalam menangani suatu perkara hukum.
"Itu akan memberi dorongan untuk seperti harapan Bapak Presiden dan harapan yang mulia Ketua Mahkamah Agung (Sunarto) bahwa nanti (para hakim) untuk tidak cawe-cawe," kata Menteri Hukum Supratman di Kementerian Hukum, Jakarta, Sabtu (14/6/2025) dilansir Antara.
Supratman optimistis kebijakan tersebut mampu menekan praktik-praktik suap yang melibatkan para penegak hukum di lembaga peradilan Indonesia.
Advertisement
Oleh sebab itu, kata Supratman, Presiden Prabowo berupaya mengakomodasi peningkatan kesejahteraan para hakim di tanah air lewat kebijakannya tersebut.
"Salah satu cara terbaik seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden, bahwa gaji hakim itu harus dimaksimalkan," kata Supratman.
Sebagaimana aspirasi yang diserap pemerintah atas tuntutan kenaikan gaji hakim oleh ikatan hakim pada Oktober 2024, karena selama belas tahun tidak mengalami kenaikan.
"Dulu kan sempat demo tuh hakim-hakim progresif karena selama 11 tahun tidak pernah mendapatkan kenaikan gaji. Kenapa itu terjadi, tidak seperti PNS (pegawai negeri sipil) yang lain? Karena memang PP (peraturan pemerintah)-nya berbeda, khusus untuk hakim itu," jelas Supratman.
Supratman tak memungkiri bahwa kesejahteraan para hakim di tanah air masih kurang. Mulai dari besaran gaji yang menurutnya sangat rendah, hingga kurangnya kualitas hunian hakim.
"Karena itu, upaya Bapak Presiden dan itu juga harapan dari semua keluarga besar Mahkamah Agung, tentu harus ada perbaikan kesejahteraan," kata Supratman.
"Bukan hanya gaji, tetapi juga kita harus realistis melihat ternyata perumahan hakim-hakim kita itu masih jauh dari yang diharapkan sebagai benteng penjaga keadilan terakhir," tuturnya.
Alasan Prabowo Menaikkan Gaji Hakim hingga 280 Persen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5249966/original/021322200_1749703537-1000611166.jpg)
Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan gaji hakim Indonesia mencapai 280 persen. Prabowo mengatakan gaji hakim dinaikkan dengan tujuan untuk mensejahterakan para hakim.
"Saya Prabowo Subianto, Presiden RI ke-8, hari ini mengumumkan bahwa gaji-gaji hakim akan dinaikkan demi kesejahteraan para hakim," kata Prabowo saat menghadiri pengukuhan 1.451 calon hakim di Mahkamah Agung (MA) Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025).
Dia menyampaikan kenaikan gaji hakim bervariasi sesuai golongan. Adapun kenaikan gaji tertinggi sebesar 280 persen untuk golongan hakim paling junior. "Kenaikan tertinggi mencapai 280 persen. Golongan tertinggi adalah golongan paling junior," jelas Prabowo.
Prabowo mengatakan keputusannya menaikkan gaji hakim hingga 280 persen bukan untuk memanjakan para hakim. Dia menilai lebih baik uang negara digunakan untuk menaikkan gaji hakim daripada dicuri oleh koruptor.
"Itu tidak memanjakan, itu tidak memanjakan. Daripada uang negara dicuri oleh makhluk-makhluk yang enggak jelas itu," kata Prabowo.
Dia mengaku sudah memberi peringatan kepada oknum-oknum yang mencuri kekayaan negara, namun tak mempan. Prabowo pun berharap para hakim dapat menegakkan hukum yang adil untuk masyarakat.
"Berkali-kali saya kasih peringatan, tapi mungkin orang Indonesia kalau dikasih peringatan itu tak mempan. Sebentar lagi dengan hakim-hakim yang kuat kita tegakkan hukum, tegakkan hukum. Siapa pun melanggar hukum, mau bikin macem-macem, patuhi hukum untuk kepentingan kita semua," tuturnya.
Menurut dia, nominal kenaikan gaji hakim sebetulnya masih kurang besar. Sebab, kata Prabowo, sudah 18 tahun para hakim tak menerima kenaikan gaji.
"Saya menagaggap bahwa saya tidak keliru malah saya anggap sebetulnya ini masih kurang besar, tapi sudahlah. 18 tahun hakim tidak menerima, 3 persen aja enggak menerima, bener? 5 persen aja enggak terima, bener?" ucap Prabowo.
"Hari ini Presiden Prabowo Subianto ambil keputusan naik yang paling junior 280 persen,"Â kata Prabowo.
Advertisement
Infografis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4169083/original/034078100_1663935334-Infografis_SQ_Hakim_Terjerat_Kasus_Suap_Pengurusan_Perkara_di_Mahkamah_Agung.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5019955/original/002224100_1732500211-IMG-20241125-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184984/original/001805500_1744356237-Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8626390/original/034675000_1782621525-IMG_1658.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8629928/original/085060100_1782627400-IMG_1656.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8629637/original/064881800_1782626680-153943.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8628090/original/066450100_1782624003-153947.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)