Rumah Eks Menkomifo Johnny Plate Ambruk Imbas Gempa NTT, 3 Orang Terjebak

Gempa NTT terasa kuat hingga Manggarai. Rumah mantan Menteri Komdigi Johnny Plate di Reo dilaporkan ambruk, tiga orang disebut masih berada di dalam bangunan.

Diterbitkan 15 Agustus 2026, 06:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Rumah mantan Menkominfo Johnny Plate ambruk akibat gempa M 7,0 di NTT.
  • Tiga orang terjebak di reruntuhan bangunan, upaya penyelamatan sedang berlangsung.
  • Gempa berpusat di Nagekeo, memicu peringatan tsunami di beberapa wilayah.

Liputan6.com, Jakarta - Rumah mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Plate di Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan ambruk setelah gempa kuat mengguncang wilayah tersebut, Sabtu (15/8/2026) pagi.

Bangunan rumah yang tampak memiliki sejumlah pilar berukuran besar itu mengalami kerusakan akibat guncangan gempa. Sejumlah bagian bangunan terlihat runtuh.

Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, masih terdapat tiga orang di dalam bangunan yang ambruk tersebut. Warga bersama pihak lain disebut tengah berupaya melakukan penyelamatan.

“Di dalam ada tiga, ini masih kita lakukan upaya penyelamatan. Masih ada suara-suara,” kata salah seorang warga,  Jufri Husen saat dihubungi Liputan6com.

Sejumlah warga di sekitar lokasi juga terlihat berkumpul di lapangan terbuka. Sebagian membawa barang-barang dari rumah untuk menyelamatkan harta benda setelah merasakan guncangan gempa.

 

Gempa M 7,0 Berpusat di Nagekeo

Gempa tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa yang mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan magnitudo gempa utama dari M 7,7 menjadi M 7,0.

BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 04.58.23 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer.

"#Gempa (UPDATE) Mag:7.0, 15-Agu-26 04:58:23 WIB, Lok:8.33 LS, 121.32 BT (Pusat gempa berada di laut 38 km timur laut Mbay, Nagekeo), Kedlmn:10 Km," tulis BMKG melalui akun X-nya, Sabtu.

Gempa tersebut dirasakan di sejumlah wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan hingga Bali dengan intensitas berbeda. Di Ruteng, Ende, Labuan Bajo, Maumere, dan Sumba Timur, guncangan tercatat mencapai skala IV-V MMI. Kota Bima dan Kabupaten Dompu bahkan merasakan getaran hingga skala V MMI.

Selain menimbulkan guncangan luas, gempa utama tersebut juga sempat memicu peringatan dini tsunami untuk wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6