Saham TINS, SMGR dan GIAA Kompak Terbang Usai Pidato Prabowo

Berikut pergerakan saham TINS, SMGR dan GIAA pada perdagangan saham Jumat, 14 Agustus 2026 setelah disebut-sebut dalam Pidato Prabowo.

Diterbitkan 15 Agustus 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tiga emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disebutkan dalam Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Tahunan MPR pada Jumat, 14 Agustus 2026. Seiring hal itu berdampak terhadap pergerakan saham tiga emiten BUMN tersebut.

Emiten BUMN itu disebutkan  lantaran mencatat lonjakan kinerja, dan ada juga yang diharapkan dapat mencetak untung.

Tiga saham emiten BUMN yakni PT Timah Tbk (TINS), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) ditutup  kompak menguat menjelang akhir pekan ini.

 

Berdasarkan data RTI, harga saham TINS ditutup naik 4,57% menjadi Rp 3.890 per saham. Harga saham TINS dibuka stagnan di Rp 3.720 per saham. Sementara itu, harga saham TINS berada di level tertinggi Rp 4.050 dan terendah Rp 3.710 per saham. Total frekuensi perdagangan 31.632 kali dengan volume perdagangan saham 1.343.671 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 521,4 miliar.

Harga saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melompat 4,64% menjadi Rp 1.580 per saham. Saham SMGR dibuka naik lima poin menjadi Rp 1.515 per saham. Harga saham SMGR berada di level tertinggi Rp 1.610 dan terendah Rp 1.495 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 4.278 kali dengan volume perdagangan saham 225.092 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 35,1 miliar.

Sementara itu, harga saham GIAA melompat 5,56% menjadi Rp 76 per saham. Pada awal sesi perdagangan, saham GIAA sempat berada di zona merah. Kemudian harga saham GIAA berbalik arah menghijau jelang sesi kedua. Saham GIAA berada di level tertinggi Rp 78 dan terendah Rp 68 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 33.695 kali dengan volume perdagangan saham 1.248.691 saham. Sedangkan nilai transaksi Rp 92,7 miliar.

Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji menuturkan, reaksi pasar terhadap saham BUMN ikut menarik.

"Beberapa saham BUMN mendapatkan perhatian karena Pidato Prabowo menyinggung sejumlah mekanisme kebijakan tranmisi yang dapat menjadi eksekutor program pemerintah sehingga harapan terhadap belanja negara dan proyek strategis bisa meningkatkan appetite terhadap saham terkait,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

 

Prabowo: Untung PT Timah Tbk Capai Rp 2,7 Triliun

Kenaikan harga saham tiga emiten BUMN itu setelah disebutkan Prabowo dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR. Prabowo menyebutkan, langkah pemerintah Indonesia menutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung berdampak terhadap PT Timah Tbk (TINS).

“Keuntungan PT Timah dalam enam bulan pertama 2026 mencapai Rp 2,7 triliun, sembilan kali lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun lalu,” ujar Prabowo.

Ia mengatakan, hal itu berarti keuntungan naik 900%. “Dalam enam bulan keuntungan naik 900%, karena PT Timah perusahaan terbuka, PT Timah Tbk valuasinya naik 280% pada Agustus 2026 dibandingkan 2025,” kata dia.

“Mungkin punya saham PT Timah Tbk kekayaannya naik 300%, sayang Kepala BP Danantara tidak kasih proyeksi, kalau tidak borong saham PT Timah Tbk,” tutur dia.

Selain itu, Prabowo mengatakan, pembenahan BUMN terus dilakukan. Seiring pembenahan dilakukan juga berdampak ke PT Semen Indonesia.

 

Kinerja SMGR dan GIAA

"Di enam bulan pertama tahun ini, untung bersih PT Semen Indonesia Tbk naik 408,9%, untung bersih PT Pupuk Indonesia naik 252,8%, untung bersih PT Pertamina menguat 86%, untung bersih Pegadaian menguat 84,4% dengan transformasi bisnis Bank Emas, untung bersih Pelindo naik 60,4% dan untung bersih PTPN Menguat 54,4%.

Prabowo menambahkan, Garuda Indonesia juga telah berhasil me-reaktivasi pesawat-pesawat yang grounded atau belum dapat beroperasi.

"Per Juni 2026, total pesawat yang berhasil kita reaktivasi bertambah 20 pesawat, menjadi 104 pesawat. Garuda Indonesia sudah sekian tahun rugi, sekarang sudah ada harapan untuk kembali untung berkelanjutan. Kalau tidak terjadi perang di Timur Tengah, kita sesungguhnya sudah bisa melihat Garuda Indonesia sudah untung,” kata Prabowo.

Prabowo pun berharap Garuda Indonesia dapat untung pada awal 2027.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.