Antisipasi Pandemi Baru, Prabowo Sebut Indonesia-Thailand Teken Kerja Sama Sektor Kesehatan

Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan kunjungan kerja ke Thailand. Kedatangan Prabowo langsung disambut PM Thailand Paetongtarn Shinawatra.

Diterbitkan 19 Mei 2025, 17:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) Thailand Paetongtarn Shinawatra menyaksikan secara langsung penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Indonesia-Thailand dalam bidang kesehatan yang berlangsung di Government House, Bangkok, Thailand, Senin (19/5/2025).

MoU itu ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Kesehatan Thailand Somsak Thepsuthin, yang menandai semakin eratnya hubungan diplomatik kedua negara yang telah berlangsung 75 tahun.

“Baru saja kita menyaksikan tanda tangan MoU di bidang kesehatan untuk meningkatkan kerja sama kita, untuk sama-sama bisa meningkatkan kapasitas kita,” tutur Prabowo dalam konferensi pers.

Prabowo menilai, kerja sama di bidang kesehatan sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya kemungkinan bahaya pandemi baru yang akan terjadi.

“Dan hal ini sangat penting menghadapi kemungkinan-kemungkinan pecahnya pandemi-pandemi baru,” tutur dia.

Selain sektor kesehatan, Prabowo juga memaparkan sejumlah bentuk kerja sama strategis lainnya yang akan diperkuat bersama Thailand. Kerja sama tersebut mencakup bidang pertahanan dan keamanan, ekonomi, pendidikan, hingga ketahanan pangan.

Prabowo Kunjungan Perdana ke Thailand

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Thailand. Ini menjadi momen pertama kali Presiden RI datang ke Negeri Gajah Putih itu dalam 20 tahun terakhir.

“Indonesia dan Thailand memiliki hubungan persahabatan yang telah terjalin lama dan mendalam. Kita sudah berhubungan diplomatik 75 tahun. Dan kali ini adalah kunjungan Presiden Indonesia yang pertama dalam 20 tahun. Ini kehormatan bagi saya,” tutur Prabowo di Thailand, Senin (19/5/2025).

“Hubungan kita sekarang sudah mencapai hubungan kemitraan strategis. Yang Mulia, konsultasi pemimpin yang pertama hari ini menjadi bukti kekuatan hubungan kita,” sambungnya.

Prabowo mengatakan, Indonesia dan Thailand memiliki peran yang sangat penting sebagai negara anggota ASEAN.

Bahas Kejahatan Transnasional

Sejumlah landasan kemitraan strategis di berbagai sektor pun dibahas. “Termasuk sektor keamanan dan pertahanan, perdagangan dan investasi, ketahanan pangan dan energi, dan isu-isu regional dan global,” jelas dia.

Dalam kerja sama keamanan dan pertahanan, kata Prabowo, kedua negara membahas permasalahan kejahatan lintas negara, khususnya penipuan online, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), hingga perdagangan narkotika.

“Saya ucapkan terima kasih atas langkah-langkah tegas Thailand dalam menangani hal-hal ini dan membantu Indonesia dalam mengembalikan warga negara Indonesia yang terkena,” ucap Prabowo menandaskan. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6