Prabowo Beri Selamat PM Anthony Albanese Usai Kembali Menangi Pemilu Australia

Presiden Prabowo menelepon PM Australia Anthony Albanese usai kembali memenangi pemilu. Dengan kemenangan ini, Albanese tercatat menjadi PM Australia pertama yang menjabat dua periode berturut-turut.

Diterbitkan 04 Mei 2025, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menelepon Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese untuk memberi selamat usai kembali memenangi pemilihan umum (Pemilu) di Australia.

Dalam sambungan telepon yang dilakukan dari Jakarta, Minggu (4/5/2025) siang, Prabowo berharap kemitraan Indonesia dan Australia semakin kuat ke depannya.

“Lewat sambungan telepon pada Minggu siang ini, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan secara langsung ucapan selamat kepada Yang Terhormat Anthony Albanese atas keberhasilan dan terpilihnya kembali menjadi Perdana Menteri Australia,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Sekretariat Kabinet, di Jakarta, Minggu.

“Presiden Prabowo berharap dapat melanjutkan dan memperkuat kemitraan Indonesia dengan Australia di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Albanese,” sambung Seskab Teddy, seperti dikutip dari Antara

Sekretariat Kabinet, dalam akun media sosial resminya, mengunggah foto Presiden Prabowo yang berbincang-bincang dengan PM Albanese melalui sambungan telepon. Dalam foto itu, Prabowo terlihat semringah saat berbicara dengan PM Albanese.

 

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet)

PM Australia Pertama Jabat 2 Periode Berturut-turut

PM Albanese kembali terpilih setelah menang mutlak dalam pemilu Australia, Sabtu (3/5/2025) waktu setempat. Albanese pun menjadi perdana menteri pertama di Australia yang terpilih untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Dengan demikian, PM Albanese pun akan kembali memimpin Australia dalam waktu 3 tahun ke depan.

Partai Buruh yang dipimpin oleh Albanese, juga menguasai mayoritas kursi, yaitu 87 kursi dari total 150 kursi di parlemen.

Dalam pidato kemenangannya yang disampaikan pada Sabtu pukul 22.00 waktu setempat, Albanese menyebut rakyat Australia telah memilih untuk terus optimis.

“Rakyat Australia telah memilih untuk menghadapi tantangan global dengan cara-cara Australia, saling membantu satu sama lain dan bekerja sama membangun masa depan,” kata PM Albanese.

 

Pertemuan Terakhir Prabowo dan Albanese

Presiden Prabowo dan PM Albanese bertemu terakhir kali di sela-sela acara KTT APEC di Lima, Peru pada 14 November 2024 lalu. Di Lima, keduanya santap pagi bersama dan berdiskusi membahas beberapa isu strategis yang menyangkut hubungan bilateral Indonesia dan Australia.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, sementara PM Albanese didampingi oleh Penasihat Utama Internasional Kantor PM Australia Kathy Klugman, Asisten Sekretaris Pertama Divisi Internasional Departemen Perdana Menteri dan Kabinet Pablo Kang.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6