Pendaki Merbabu Ditemukan Meninggal, Menhut: Mari Utamakan Keselamatan dalam Pendakian

Menhut Raja Antoni menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Sugeng, serta menyampaikan rasa terima kasih kepada para petugas dan relawan yang bertugas melakukan pencarian dan evakuasi.

Diterbitkan 27 April 2025, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pendaki yang hilang di Gunung Merbabu, Sugeng Parwoto (50), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan duka atas kejadian tersebut.

Diketahui terdapat dua kabar duka dalam dunia pendakian dalam satu minggu terakhir. Yakni meninggalnya pemilik warung makan di puncak Gunung Lawu, Wakiyem (82) atau yang akrab disapa Mbok Yem, dan meninggalnya Sugeng Parwoto yang sempat dikabarkan hilang di Gunung Merbabu.

“Minggu ini kita memiliki 2 berita duka yang sangat menyayat hati kita bersama. Pertama almarhum Mbok Yem di puncak Gunung Lawu seorang pedagang yang selama ini melayani para pendaki yang menikmati Gunung Lawu beliau terkenal dengan layanan dan makanannya yang sangat enak,” ujar Menhut Raja Antoni, Sabtu (26/4/2024).

“Kedua, Mas Sugeng, pendaki senior yang ditemukan akhirnya setelah 4 hari hilang di Merbabu, berkat teman-teman relawan akhirnya ditemukan, kita berdoa agar Mbok Yem dan Mas Sugeng husnul khotimah,” tuturnya.

Hal ini disampaikan Menhut Raja Antoni dalam unggahannya di akun sosial media resminya @Rajaantoni. Dalam unggahannya, Menhut Raja Antoni menanyakan langsung melalui telepon ke Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Anggit Haryoso terkait proses pencarian dan evakuasi jenazah Sugeng.

Melalui Anggit, Menhut Raja Antoni menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Sugeng, serta menyampaikan rasa terima kasih kepada para petugas dan relawan yang bertugas melakukan pencarian dan evakuasi.

 

Kedepankan Keselamatan

Menhut Raja Antoni menyebut, peristiwa yang menimpa Sugeng menjadi pengingat untuk semua, agar tetap berhati-hati dalam melakukan pendakian. Ia juga meminta para pendaki untuk tetap mengedepankan keselamatan.

“Sekaligus jadi pengingat kepada kita bersama terutama dengan kejadian yang menimpa almarhum Mas Sugeng, agar tetap berhati-hati dalam pendakian kita,” ujarnya.

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6