Paskah 2025 Jatuh pada 20 April, Ini Makna dan Rangkaian Ibadahnya

Paskah 2025 jatuh pada 20 April dan ditetapkan sebagai libur nasional. Rangkaian Paskah diawali dengan Rabu Abu pada 5 Maret 2025, menandai dimulainya Masa Prapaskah.

Diperbarui 07 April 2025, 09:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Umat Kristiani di Indonesia akan merayakan Paskah pada Minggu, 20 April 2025. Perayaan ini, yang memperingati kebangkitan Yesus Kristus, telah ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Paskah bukan hanya satu hari perayaan, melainkan puncak dari rangkaian ibadah yang dimulai sejak Masa Prapaskah, sebuah periode 40 hari pertobatan dan refleksi spiritual.

Rangkaian Paskah diawali dengan Rabu Abu pada 5 Maret 2025, menandai dimulainya Masa Prapaskah. Selama masa ini, banyak umat Kristiani yang melakukan puasa dan pantang sebagai bentuk pengorbanan dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Puncaknya adalah perayaan Paskah pada 20 April 2025, yang dirayakan dengan penuh sukacita dan khidmat.

 

Jadwal Lengkap Paskah 2025 dan Maknanya

Berikut jadwal lengkap rangkaian perayaan Paskah 2025 berdasarkan kalender liturgi:

  • Rabu Abu (5 Maret 2025): Menandai dimulainya Masa Prapaskah, periode pertobatan dan refleksi spiritual.
  • Minggu Palma (13 April 2025): Peringatan Yesus Kristus memasuki Yerusalem.
  • Kamis Putih (17 April 2025): Peringatan Perjamuan Malam Terakhir.
  • Jumat Agung (18 April 2025): Peringatan wafat Yesus Kristus di kayu salib. Ini juga merupakan hari libur nasional.
  • Sabtu Suci (19 April 2025): Masa menunggu kebangkitan Yesus Kristus.
  • Minggu Paskah (20 April 2025): Puncak perayaan Paskah, memperingati kebangkitan Yesus Kristus. Ini juga merupakan hari libur nasional.

Setiap perayaan dalam rangkaian Paskah memiliki makna mendalam bagi umat Kristiani, mengingatkan kembali perjalanan Yesus Kristus dan arti keselamatan bagi umat manusia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6