Ahok Diperiksa Kejagung, Dasco: Komisaris Pasti Terima Laporan dan Hasil Audit

Menurut Dasco, selama menjabat Komut seharusnya Ahok menerima laporan dan hasil audit.

Diterbitkan 14 Maret 2025, 12:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara soal pemeriksaan mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) oleh Kejagung terkait kasus korupsi Pertamina.

Menurut Dasco, selama menjabat Komut seharusnya Ahok menerima laporan dan hasil audit.

"Saya pikir sebagai komisaris, itu kan kemudian menerima laporan-laporan, kemudian hasil audit yang sudah dilakukan," ujar Dasco di Pasar Kramat Jati Jakarta Timur, Jumat (14/3/2025).

Dasco menyebut, untuk menguak kasus korupsi di Pertamina perlu dicek ulang bagaimana proses pemeriksaan audit di masa lalu.

"Nah tentunya keadaan kondisi yang ada seperti sekarang ini, tentunya kita harus kemudian cek lagi, bagaimana pada waktu proses pemeriksaannya, bagaimana proses auditnya, kalau memang terjadi unsur-unsur yang sekarang terjadi," pungksnya.

 

Ahok Kaget

Sebelumnya, Ahok mengaku kaget terkait pertanyaan soal penyimpangan yang terjadi di Pertamina saat diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung), Kamis (13/3/2025).

“Saya juga kaget-kaget juga dikasih tahu penelitian ini ada fraud apa, ada penyimpangan, transfer seperti apa, dia jelasin,” kata Ahok

Ahok mengaku, sebagai komisaris utama tugasnya hanya mengawasi kinerja perusahaan dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan.

“Saya cuma sampai memeriksa. Kita tuh hanya memonitoring dari RKAP gitu lho. Nah itu kan untung rugi-untung rugi,” ujar Ahok.

“Kebetulan kinerja Pertamina kan bagus terus selama saya di sana gitu kan. Jadi kita enggak tahu tuh. Ternyata di bawah ada apa kita enggak tahu,” pungkas Ahok.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6