Sukses

Unhan Sosialisasikan Bela Negara di SMAN 8 Jakarta, Ajak Siswa Jadi Generasi Cinta Tanah Air

PKM yang mengambil tema "Cinta Tanah Air di Era Digital" itu diikuti 65 siswa yang merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMAN 8 Jakarta.

Liputan6.com, Jakarta Mahasiswa Magister (S2) Program Studi (Prodi) Strategi Perang Semesta Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMA Negeri 8 Jakarta, Kamis (13/6/2024). Selain mengenalkan Unhan, kegiatan ini juga menyosialisasikan bela negara kepada para siswa.

PKM yang mengambil tema "Cinta Tanah Air di Era Digital" itu diikuti 65 siswa yang merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMAN 8 Jakarta. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Prodi SPS Unhan Kolonel Inf Almuchalif Suryo; perwakilan Unhan Kolonel Cku Heru Prasetyo; Kepala SMAN 8 Jakarta Mukhlis; Wakil Kepala SMAN 8 Gatot Handoko, dan para mahasiswa S2 Prodi SPS Unhan.

Kegiatan yang digelar di Auditorium SMAN 8 Jakarta berlangsung sangat seru. Para siswa antusias mengikuti pemaparan mengenai program studi yang ada di Unhan, beasiswa, dan seleksi masuk universitas milik Kementerian Pertahanan tersebut. Para siswa juga semangat mengikuti tanya jawab tentang praktik bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Prodi SPS Unhan Kolonel TNI Almuchalif Suryo mengatakan, kegiatan yang digelar di SMAN 8 Jakarta merupakan program pengabdian masyarakat. Program ini bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

"Materi yang kita berikan adalah materi bela negara, harapannya, bela negara ini sudah kita sampaikan sejak awal kepada genarasi-generasi yang dapat membawa menuju Indonesia Emas 2045," kata Suryo kepada media usai kegiatan PKM di SMAN 8 Jakarta, Kamis (13/6/2024).

Ketua Pelaksana PKM Prodi SPS Unhan, Imelda Berwanty Purba menyampaikan terima kasih karena telah diterima dengan baik oleh siswa maupun pimpinan SMAN 8 Jakarta. Ia senang melihat antusiasme para siswa dalam bertanya maupun menjawab pertanyaan.

"Senang sekali antusiasme dari adik-adik dalam menjawab pertanyaan atau pun bertanya, dan pokoknya pembelajaran tadi bener-bener menyenangkan dan hidup dan mereka tertarik juga untuk bisa mengikut seleksi di S1-nya Unhan," katanya.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Siswa Berharap Lebih Memiliki Rasa Cinta Tanah Air

Ia berharap melalui kegiatan PKM ini para siswa SMAN 8 Jakarta lebih memahami lagi dan lebih memiliki rasa cinta Tanah Air. "Mereka menjadi tahu bahwa (cinta tanah air) itu bisa diaplikasikan tidak hanya lewat perang atau pakai senjata tapi juga dengan otak, dengan prestasi, dan dengan kepedulian terhadap isu-isu sosial yang ada," ujarnya.

Kepala SMAN 8 Jakarta Dr Mukhlis juga mengapresiasi Prodi SPS Unhan yang telah memilih sekolahnya menjadi lokasi PKM. Sebagai salah satu sekolah terbaik di DKI Jakarta, bahkan Indonesia, SMAN 8 Jakarta memiliki putra-putri terbaik yang bisa melanjutkan kepemimpinan di masa depan.

"Sebagai contoh saat ini Wamenhan (Letjen (Purn) Muhammad Herindra) adalah alumni SMA 8. Nah kami ingin juga nanti anak-anak yang kita didik di zaman ini bisa mengikuti jejak daripada Pak Wamenhan," katanya.

 

3 dari 3 halaman

Siswa Antusias Ikuti Sosialisasi Bela Negara

Mukhlis berharap kegiatan PKM Unhan terus berlanjut dengan mendesiminasikan program-program yang lain. "Kalau saat ini adalah dari Program Studi Strategi Perang Semesta, Pascasarjana, kami ingin yang S1-nya. Karena S1 lebih membumi untuk kami gitu ya. Karena dari situ akan terlihat minat dari anak-anak kami, SMA 8 untuk masuk di sana, masuk di Unhan," katanya.

Sementara itu, salah satu pengurus OSIS SMA 8 Jakarta, Gusti Farmansyah mengaku mendapat banyak pengetahuan tentang Unhan RI, sehingga dirinya tertarik masuk kampus yang didirikan di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut. Tidak hanya itu, para siswa juga mendapatkan banyak materi dan bimbingan mengenai bela negara.

"Saya mendapatkan wiyata mandala mengenai Universitas Pertahanan, lalu tidak hanya itu, saya pun mendapatkan esensi dari bela negara itu sendiri," pungkas siswa kelas XI.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.