Ratusan Guru di Tangerang Ikuti Program Bumi Berdaya, Bergerak untuk Meningkatkan Inovasi-Bersama untuk Berupaya

Program Bumi Berdaya: Bergerak untuk Meningkatkan Inovasi, Bersama untuk Berupaya menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelatihan, pendampingan, dan inovasi pembelajaran yang berdampak.

Diperbarui 31 Juli 2025, 07:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk 'Bumi Berdaya: Bergerak untuk Meningkatkan Inovasi, Bersama untuk Berupaya' resmi ditutup PT Bumi Resources Tbk bersama GuruInovatif.id melalui acara Closing Ceremony & Awarding yang berlangsung di D'Prima Hotel Tangerang, Banten pada Kamis 24 Juli 2025.

Program ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelatihan, pendampingan, dan inovasi pembelajaran yang berdampak.

'Bumi Berdaya' telah berlangsung sejak November 2024 hingga Juli 2025, menyasar 120 guru dari 24 sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Tangerang.

Selama delapan bulan, program ini memperkuat kapasitas guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka, integrasi teknologi pembelajaran, dan pendampingan intensif untuk mendorong transformasi nyata di ruang kelas.

Acara puncak menampilkan lebih dari 150 peserta dan dimeriahkan dengan beragam penampilan serta sejumlah tokoh penting.

Hadir dalam acara ini Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Ditjen GTKPG Rachmadi Widiharto, Asisten Pemerintahan & Kesra Setda Kabupaten Tangerang Prima Saras Puspa, Kabid Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Tangerang Joni Juhaeni, dan Kasi Kurikulum SD Kabupaten Tangerang Afni Febri Maulani.

Lalu Senior Manager Keberlanjutan PT Bumi Resources Tbk Tofan Wibisono, Chairman & Founder GuruInovatif.id Zulfikar Alimuddin, dan Head of Business Unit GuruInovatif.id Ikhsan Putra Budiman juga turut memberikan apresiasi atas keberhasilan program.

"Apresiasi atas terselenggaranya program BUMI BERDAYA sebagai langkah konkret dalam mewujudkan pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak," ujar Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Rachmadi Widiharto melalui keterangan tertulis, Minggu (27/7/2025).

Dia menekankan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang penuh perhatian, bermakna, dan menyenangkan, serta mendorong partisipasi semua pihak untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif dan transformatif.

"Program ini menjadi katalisator lahirnya pendidik yang kreatif dan berdaya, dan semoga menjadi amal ibadah dalam upaya memperbaiki kualitas pendidikan di masa depan," tutur Rachmadi.

 

Berhasil Bangun Komunitas Guru

Kemudian, dalam laporannya, Head of Business Unit GuruInovatif.id Ikhsan Putra Budiman menegaskan, program ini berhasil membangun komunitas guru yang tidak hanya aktif belajar, tetapi juga berani berinovasi di kelas masing-masing.

"Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kompetensi guru secara signifikan: nilai rata-rata asesmen peserta meningkat dari 73 di awal menjadi 86 di akhir program (naik sebesar 18%), dengan pencapaian tertinggi pada aspek penguatan karakter pendidikan dan literasi numerasi," ucap dia.

Selain itu, lanjut Ikhsan, guru dinilai mahir menyusun rencana pembelajaran inovatif dengan nilai rata-rata 81, mencerminkan kemampuan mereka dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan berdampak.

"Salah satu elemen kunci dalam program rangkaian Bumi Berdaya adalah tantangan penyusunan dan penerapan rencana pembelajaran inovatif yang dirancang untuk mendukung penerapan Kurikulum Merdeka secara kreatif dan berdampak," beber dia.

Melalui proses ini, lanjut Ikhsan, para peserta terdorong untuk merancang pembelajaran yang adaptif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa.

"Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pencapaian para peserta, program ini memberikan penghargaan dalam tiga kategori. Penghargaan Guru Terbaik diberikan kepada pendidik yang berhasil menyusun rencana pembelajaran paling inspiratif dan aplikatif di kelas," papar dia.

Sementara itu, lanjut Ikhsan, kategori Guru Teraktif ditujukan bagi peserta yang menunjukkan partisipasi paling konsisten serta kontribusi aktif selama proses pelatihan berlangsung.

"Penghargaan Sekolah Terbaik diberikan kepada institusi yang secara optimal mendukung proses pembelajaran guru dan menunjukkan komitmen kolektif dalam mewujudkan perubahan pendidikan di lingkungan sekolah," kata dia.

"Predikat ketiga ini menjadi simbol keberhasilan kolaboratif antara guru, sekolah, dan pendukung ekosistem dalam mewujudkan transformasi pendidikan yang berkelanjutan," tutup Ikhsan.

Sementara itu, Perwakilan PT Bumi Resources Tbk Tofan Wibisono menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme dan dedikasi para guru dalam mengikuti program Bumi Berdaya.

Dia menekankan, program ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran, dengan tujuan utama meningkatkan hasil belajar siswa.

"InsyaAllah program ini memberikan dampak luar biasa bagi pembelajaran, dan akan kami putar kembali tahun depan dengan semangat dan dukungan yang lebih besar," ucap Tofan.

PT Bumi Resources Tbk juga sedang meluncurkan program pengembangan serupa di wilayah lainnya guna memastikan dampak berkelanjutan di sektor pendidikan.

Penutupan acara disimbolkan melalui penyerahan plakat dari Dinas Pendidikan dan Kemenag Kabupaten Tangerang kepada PT Bumi Resources Tbk sebagai mitra utama.

Dalam pesan penutupnya, perwakilan Dinas dan Kemenag menekankan pentingnya program penghentian semacam ini agar manfaatnya menjangkau lebih banyak sekolah dan guru dimasa depan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6