Sukses

Bambang Pacul soal Capres PDIP: Minggu Depan Saya Akan Jawab

Liputan6.com, Jakarta Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto atau akrab disapa Bambang Pacul mengatakan, soal calon presiden yang akan diusung partainya semua berada di tangan ketua umumnya Megawati Soekarnoputri.

Karena itu, dia memilih bungkam terlebih dahulu terkait siapa Capres yang akan diusung partainya di Pilpres 2024.

"Hari ini begini saja. Saya no comment dulu deh ya," kata Bambang Pacul kepada wartawan, Selasa (24/5/2022).

Meski demikian, dia menuturkan jika sudah berdiskusi dengan Megawati, ia berjanji pekan depan akan memberi pernyataan terhadap sikap PDIP.

"Hari ini begini saja saya no comment dulu deh ya, no comment dulu tapi saya janjikan minggu depan saya akan jawab," kata Bambang Pacul.

Sementara itu, dia menegaskan, pencalonan presiden merupakan kewenangan partai politik bukan ormas.

Pernyataan itu disampaikan Pacul menanggapi pidato Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Rakernas V relawan Projo yang disinyalir sebagai sinyal dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Sudah jelas kok pencalonan itu oleh parpol kan begitu. Yaudah nanti kita lihat aja dalam perjalanan," kata Bambang Pacul.

 

2 dari 3 halaman

Gelar Rakernas

PDI Perjuangan (PDIP) akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) kedua pada 10-13 Juni 2022 mendatang. Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, rakernas tersebut digelar dalam rangka konsolidasi partai.

"Kami punya agenda yang sudah tertata, pada 10-13 Juni, kami akan rakernas kedua," kata Hasto di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat, (20/5/2022).

Rakernas itu, tambah Hasto, juga bertujuan agar PDIP bisa bekerja maksimal menghadapi permasalahan di masyarakat.

"Kami konsolidasi, dalam politik itu bukan hanya kekuasaan, bukan sekadar Ketua Umum bertemu mendapat liputan media, tapi kerja bagi PDI-P bersama rakyat, memberi inspirasi bagi rakyat," jelas dia.

Hasto menyebutkan rakernas PDI Perjuangan akan membahas strategi partai ke depannya. "Dalam rakernas itulah kita akan bahas keseluruhan aspek-aspek strategis bagi masa depan dan negara," jelas dia.

 

3 dari 3 halaman

Presiden Minta Kepentingan Nasional Didahulukan

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, berpendapat, soal pernyataan Presiden Jokowi pada Projo agar tidak terburu-buru menentukan Capres 2024, tidak bisa ditelan bulat-bulat, melainkan harus dilihat dari berbagai sudut pandang

"Apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi menegaskan bahwa terkait dengan capres-cawapres harus memperhatikan banyak aspek," kata Hasto pada wartawan, Senin (23/5/2022).

Aspek pertama menurut Hasto, Jokowi meminta melihat situasi bangsa, di mana saat mengatasi dampak pandemi sehingga tak perlu terburu membahas Pilpres 2024.

"Saat ini fokus utama adalah berpacu mengatasi dampak pandemi dan ketidakpastian global. Hal inilah yang ditegaskan Presiden Jokowi sebagai kepentingan nasional yang harus didahulukan," ujarnya.

Aspek kedua menurutnya adalah melihat momentum. Bahwa Capres dan cawapres dicalonkan oleh Partai politik atau gabungan parpol sesuai dengan tahapan yang ditetapkan KPU.

"Dengan demikian terdapat landasan pertimbangan strategik bagi masa depan bangsa yang seharusnya dikedepankan di dalam mencari sosok pemimpin. Selain itu terkait dengan bagaimana pentingnya kalkulasi politik untuk memastikan kuatnya dukungan rakyat juga menjadi hal yang penting," paparnya.