Sukses

DPRD Sumut Kunjungan Kerja ke Jabar, Sekda Jelaskan Sistem Merit

Liputan6.com, Bandung DPRD Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat pada Senin (23/5). Kehadiran DPRD Sumatera Utara pun disambut oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja di Gedung Sate, Kota Bandung.

Dalam kesempatan itu, Setiawan menuturkan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan momen bertukar pikiran, diskusi, dan saling belajar satu sama lain, sehingga terjadi penambahan wawasan terkait inovasi dalam pemerintahan.

"Saya sangat menyambut baik apa yang ingin diketahui dari Jawa Barat, silahkan eksplor," kata Setiawan.

Menurut Setiawan, pihaknya terbuka dan siap menyampaikan informasi yang dibutuhkan Sumatera Utara.

"Selain terkait pendapatan kami menginformasikan juga bahwa kami mendapatkan penghargaan terkait perencanaan pembangunan daerah. Maka teman-teman Sumut jika ingin mengetahui tentang perencanaan pembangunan daerah itu juga sangat baik. Perencanaan dan pendapatan harus sama-sama balance," katanya. 

Selain itu, Setiawan juga mengatakan bahwa Jawa Barat telah menerapkan sistem merit berbasis digital. Pemda Provinsi Jabar juga telah menerapkan e-office. Dengan begitu, tata kelola pemerintahan diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien dengan digitalisasi.

"Saya pun ingin menyampaikan bahwa Jabar menerapkan sistem merit. Jadi, sistem merit ini Pemda Provinsi Jabar membangun sesuatu yang betul-betul fair ketika menempatkan pejabat, rotasi, mutasi semua ada pertimbangannya, melalui sistem berbasis digital," kata Setiawan.

"Termasuk apabila bapak/ibu (Sumut) ingin mengetahui e-office. Di mana tanda tangan elektronik sudah berlaku di sini, ruangan Sekda tidak ada berkas menumpuk di meja karena semua sudah dikemas secara digital," tambahnya.

Ketua DPRD Provinsi Sumut Baskami Ginting mengatakan, kunjungan kerja ke Jabar untuk menerima input informasi. Adapun Jabar dipilih untuk dikunjungi karena pihaknya memantau Jabar sebagai salah satu provinsi dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup tinggi.

"Saya pikir apa yang baik di Jawa Barat bisa kita terapkan di Sumatera Utara," ucapnya.

 

(*)