Sukses

Capaian Booster 33 Persen, Dinkes Bekasi Genjot Vaksinasi Demi Menuju Endemi

Liputan6.com, Bekasi - Capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Kota Bekasi, Jawa Barat, tercatat sebesar 33 persen menurut data fasilitas kesehatan. Angka tersebut berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Bekasi per tanggal 20 Mei 2022.

"Total dosis 3 dengan capaian 667.315 jiwa (33,10%), lansia 64.228 jiwa (41,13%), anak-anak 3 jiwa," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, dalam keterangannya, Sabtu (21/5/2022).

Capaian dosis pertama sebesar 92,92 persen, lansia 85,51 persen, dan anak-anak 93,14 persen. Sedangkan dosis kedua dengan capaian total 83,21 persen, lansia 67,76 persen, dan anak-anak 76,38 persen.

Sedangkan capaian booster berdasarkan E-KTP Kota Bekasi tercatat sebesar 33,33 persen, lansia 84,35 persen, dan anak-anak 2 jiwa.

Total dosis pertama mencapai 97,43 persen, lansia 104,67 persen, dan anak-anak 84,24 persen. Dosis kedua dengan total capaian 84,94 persen, lansia 84,35 persen, anak-anak 69,15 persen.

Sementara ketersediaan stock vaksin Covid-19 di per tanggal 19 Mei 2022 berjumlah 24.724 dosis, dengan rincian Sinovac (1.292 dosis), Aztrazeneca (1.200 dosis), Moderna (11.890 dosis) Pfizer (10.322 dosis) dan Covovax (10 dosis).

2 dari 3 halaman

Target 60 Persen

Dinkes Kota Bekasi terus menggenjot vaksinasi booster dan menargetkan capaian 60 persen dalam dua bulan. Hal ini untuk mencapai status endemi seperti yang dicanangkan pemerintah.

"Mudah-mudahan dengan tercapainya booster nanti, maka betul-betul kita sudah bukan lagi pandemi, tapi sudah endemi," ujar Tanti.

Ia pun meminta peran serta stakeholder dan masyarakat Kota Bekasi agar bersama-sama mewujudkan upaya ini, sehingga seluruh aktivitas bisa kembali normal seperti sedia kala.

"Ini kewajiban bersama, kita harus segera mengejar untuk mencapai target. Mudah-mudahan kita bisa dua bulan ke depan bisa mencapai target 60 persen," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Jangan Lengah

Tanti juga mengimbau agar masyarakat tak menjadi lengah meski sudah ada kebijakan membuka masker di ruang terbuka. Masyarakat tetap diminta mengikuti vaksinasi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Vaksinasi ini untuk proteksi pertahanan tubuh, imun kita biar kuat. Jadi kalau masih pandemi, meskipun sekarang kita ada kelonggaran untuk buka masker, bukan berarti melalaikan vaksinasi," pungkasnya.