Sukses

Ibunda Arteria Dahlan Maafkan Anggiat Pasaribu

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Fraksi PDIP DPR RI Arteria Dahlan dan Ibundanya Wasmiar Wahab menyatakan sudah memaafkan Anggiat Pasaribu atas keributan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya sejak awal kami itu sudah memaafkan, cuma kami heran, kok masih dilaporkan, nah itu. Ibu memang seorang guru, lebih dari 35 tahun ibu mengajar di SMP Perguruan Cikini, 35 tahun Ibu mengajar," kata ibunda Arteria di kompleks parlemen Senayan, Kamis (24/11/2021).

"Saya menghadapi banyak anak dengan berbagai perangai dan tingkah laku. Tidak apa-apa, sudah jadi bagian dari kehidupan Ibu menjadi guru dan hidup dalam dunia pendidikan," tambah dia.

Ibunda Arteria mengaku sudah memaafkan Anggiat Pasaribu meski peristiwa itu menurutnya mengagetkan.

"Ibu sudah maafkan. Tapi peristiwa itu memang, kemarin, untuk berat sekali, sangat mengagetkan dan cukup menakutkan. Tapi sudahlah, Ibu sudah memaafkan," kata ibunda Arteria.

2 dari 3 halaman

Arteria juga memaafkan

Sementara itu, Arteria Dahlan juga menyatakan sudah memaafkan Anggiat.

"Kalau laporan sudah selesai dicabut kemudian sudah minta maaf pastinya pintu maaf itu terbuka kok, wong enggak usah datang pun sudah kami maafkan gitu. Jadi kami juga belajarlah dan kita juga sudah punya adat," kata Arteria.

3 dari 3 halaman

Anggiat Pasaribu CiumTangan Arteria Dahlan dan Ibunda Sambil Menangis

Anggiat Pasaribu mendatangi anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan di Kompleks Parlemen, Senayan pada Kamis (25/11/2021).

Anggiat Pasaribu datang untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung pada Arteria terkait keributan di Bandara Soekarno Hatta.

Anggiat tiba di ruang Fraksi PDIP DPR sekitar pukul 13.12 WIB. Dia didampingi keluarga merangkap kuasa hukum Anggiat, Clanse Pakpahan bersama dua kerabatnya. Anggiat nampak menunduk dan terus menggengam tangan salah satu kerabatnya.

Saat Arteria dan Ibundanya masuk ke ruangan, Anggiat mencium tangan Arteria sembari meminta maaf.

"Mohon maaf," kata Anggiat dengan berkaca-kaca.

Anggiat juga mencium tangan Ibunda Arteria. Tangis Anggiat langsung pecah dan ia memeluk dan meminta maaf. "Saya mohon maaf sekali," kata Anggiat.