Viral Rombongan Arteria Dahlan Berhenti di Tikungan Sitinjau Lauik untuk Foto, Ini Kata Polisi

Rombongan yang diduga membawa politisi Arteria Dahlan menjadi sorotan setelah video mereka berhenti dan berfoto di tikungan tajam Sitinjau Lauik, Padang, viral.

Diterbitkan 13 April 2026, 17:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Sumatera Aksi sekelompok kendaraan yang berhenti di tikungan tajam Panorama 1 Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat, menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial.

Kejadian tersebut diketahui pada 6 April 2026. Dalam rekaman terlihat rombongan tampak berhenti di tengah jalur pendakian dan turun dari kendaraan untuk berfoto bersama.

Video yang beredar memperlihatkan sejumlah kendaraan yang dikawal polisi berhenti tepat di badan jalan, di titik tanjakan ekstrem Panorama 1 yang dikenal sebagai jalur viral Sitinjau Lauik.

Para penumpang kemudian turun dan berpose, sehingga mengganggu arus lalu lintas di kawasan yang terkenal berbahaya itu. Akibatnya, sejumlah kendaraan besar seperti truk harus berhenti dan mengantre untuk melintas.

Situasi ini memicu kritik dari warganet karena dinilai membahayakan keselamatan serta menghambat pengguna jalan lain. Video tersebut sempat beredar di Instagram sebelum menghilang, lalu kembali ramai diperbincangkan setelah muncul di Threads.

Salah satu akun yang mengunggah ulang menyebut tindakan rombongan itu tidak masuk akal karena berhenti di tikungan curam hanya demi berfoto.

Belakangan terungkap bahwa dalam rombongan tersebut terdapat politisi PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus mantan anggota DPR, Arteria Dahlan.

Informasi ini dikonfirmasi oleh Kasat PJR Ditlantas Polda Sumbar, AKBP Andis Anshori.

Ia menjelaskan bahwa pengawalan bukan berasal dari PJR Ditlantas Polda Sumbar, melainkan dilakukan oleh Satlantas Polres Solok Kota.

Menurut Andis, peristiwa itu terjadi sekitar sepekan lalu. Ia juga menambahkan bahwa masyarakat kerap mengira seluruh pengawalan di jalan dilakukan oleh PJR, padahal dalam kasus ini berasal dari Polres Solok Kota.

“Kalau lebih jelasnya bisa ditanya ke Kasat Lantas Polres Solok Kota,” ucapnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Arteria Dahlan tak menjawab pesan mengenai peristiwa ini.