Sukses

25 Warga Perumahan di Kota Bogor Terpapar Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 25 warga di salah satu perumahan di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor, Barat, Kota Bogor, Jawa Barat terpapar Covid-19.

Penyebaran kasus Covid-19 di perumahaan tersebut teridentifikasi setelah salah satu warga berinisial R (71) mengaku mengalami gejala mirip Covid-19.

Pria paruh baya ini kemudian melakukan pemeriksaan dengan metode tes antigen secara mandiri dan hasilnya positif Covid-19.

Setelah dinyatakan positif, anak-anaknya dan saudara yang pernah kontak erat dengan R kemudian melakukan tes antigen. Hasilnya, tujuh orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Jadi, total dengan R ada 8 orang yang terpapar dari dua keluarga berdasarkan hasil tes antigen," kata Plt Camat Bogor Barat, Irman Khaerudin, Selasa (18/5/2021).

Sebelum menjalani tes antigen, R mengaku sempat mengikuti kegiatan keagamaan di masjid yang ada di wilayahnya. Mulai dari I'tikaf, salat Idul Fitri dan salat Jumat pada 14 Mei 2021.

Setelah mendapat kabar bahwa R positif Covid-19, lanjut Irman, puluhan warga perumahan yang sempat kontak erat dan kondisi kesehatannya menurun langsung menjalani tes antigen secara mandiri.

Dari 96 warga yang menjalani tes antigen, sebanyak 24 di antaranya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Namun karena sebagian besar orang tanpa gejala sehingga mereka menjalani isolasi mandiri.

"Total keseluruhan ada 32 orang yang positif, termasuk keluarga R. Tapi dari jumlah itu, ada 7 orang yang sudah dinyatakan negatif. Jadi sekarang tinggal 25 orang yang masih dalam pemulihan (isolasi mandiri)," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Dites PCR

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, sekitar 70 orang yang sempat kontak erat dengan R sudah di tes swab menggunakan metode PCR Selasa siang tadi.

Tes swab dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Sindangbarang dibantu tenaga medis Dinas Kesehatan Kota Bogor dengan mendatangi langsung rumah warga.

"Semua yang kontak erat sudah kita lakukan swab hari ini dengan metode PCR. Kita masih menunggu hasilnya," kata Retno.

Selain melakukan tes swab massal, mereka yang terpapar Covid-19 diberi obat-obatan dan vitamin untuk menjaga imun selama isolasi mandiri.

"Rata-rata memang tidak bergejala dan gejala ringan. Tapi kita juga sudah siapkan kalau pun memang harus isolasi di. Pusat isolasi Pusdiklat BPKP Ciawi," kata dia.

Retno mengatakan, dari hasil penelusuran bahwa R diyakini terpapar dari istrinya. Sebab, pertengahan Ramadan istrinya sempat pergi ke luar kota dalam rangka tugas kantor.

"Dari hasil tracing memang 10 hari sebelumnya istri ada riwayat keluar kota. Tapi kita terus lakukan penelusuran siapa nih yang bawa virus," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: