Sukses

Tutup Rapimnas Golkar, Airlangga Puji Penanganan Pandemi Covid-19 Pemerintah

Liputan6.com, Jakarta - Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar tahun 2021 telah selesai digelar. Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Rapimnas telah memutuskan berbagai hal, salah satunya program unggulan, yellow clinic.

"Yellow clinic diharapkan jadi sarana bagi Golkar untuk hadir di tengah masyarakat dan kita akan dorong ditingkatkan jadi klinik pratama. Di antara kegiatan adalah swab antigen, PCR, dan layanan kesehatan lainnya," kata Airlangga dalam sambutannya, Sabtu (6/3/2021).

Airlangga menyatakan Golkar akan mendukung pemerintah agar lebih fokus pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Oleh karena itu, Partai Golkar mendukung untuk tidak melakukan revisi terhadap Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dengan penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2024. Hal itu menurutnya agar semua fokus penanganan pandemi.

"Sejalan dengan itu diinstruksikan kepada para Ketua DPRD dari Partai Golkar untuk menjadi ujung tombak perjuangan Partai Golkar dalam pemerintahan dan pembangunan daerah," katanya. 

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

Golkar Dukung Program Vaksinasi Nasional Covid-19

Airlangga juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah dalam pemulihan ekonomi yang dinilai dapat menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tengah pandemi. 

"Serta mendorong pemerintah untuk meningkatkan program-program pro-rakyat, program penguatan UMKM, program reforma agraria dan redistribusi aset guna menjaga daya beli masyarakat serta mengurangi kemiskinan," jelasnya.

Lebih lanjut politikus Golkar ini juga mengungkapkan, bahwa partainya turut mendukung dan mensukseskan program vaksinasi nasional covid-19 secara merata di seluruh lapisan masyarakat agar dapat mengakhiri pandemi covid-19 di Indonesia.

Selain itu, Airlangga menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah dalam penanggulangan covid-19 yang dinilainya berhasil.

"Terbukti berhasil menurunkan kasus aktif mencapai 11 % dengan tingkat kesembuhan 85,8 % dan tingkat hunian rumah sakit (BOR) di bawah 70 %. Kita patut bangga dalam soal vaksinasi Indonesia berada di posisi terdepan di lingkungan negara-negara ASEAN dengan akses terhadap vaksin mencapai 426 juta dosis sedangkan masyarakat yang divaksin sebanyak 181 juta orang," ujarnya. 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: